Tak Mau Kecolongan, Kota Depok Bakal Perketat Penjualan Elpiji

INTEROGASI: Kapolresta Depok, Kombes Harry Kurniawan saat menginterogasi dua pelaku pengoplos gas elpiji berisi air di Mapolresta Depok. Guna mencegah hal itu terulang, Pemkot Depok tengah menyiapkan regulasi untuk izin khusus penjualan elpiji. FOTO : Ferdian / Radar Depok.

INTEROGASI: Kapolresta Depok, Kombes Harry Kurniawan saat menginterogasi dua pelaku pengoplos gas elpiji berisi air di Mapolresta Depok. Guna mencegah hal itu terulang, Pemkot Depok tengah menyiapkan regulasi untuk izin khusus penjualan elpiji. FOTO : Ferdian / Radar Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Usai ditangkapnya penyebar gas elpiji tiga kilogram berisi air, Pemkot Depok akan lebih memperketat penjualan elpiji, terutama yang dijual oleh para pedagang yang tidak mempunyai surat izin resmi.

Bahkan, Walikota Depok, Mohammad Idris bakal mengeluarkan izin khusus untuk usaha gas. Meski begitu menurut Idris, formula tersebut masih harus dikoordinasikan bersama Hiswana Migas dan Pertamina.

Pasalnya, tujuan izin khusus tersebut guna mencegah terulangnya peredaran tabung gas yang berisi air.

“Masih dirumuskan, ini untuk memperketat penjualan gas berssubsidi. Sudah seharusnya para pedagang mempunyai izin resmi, agar tidak ada yang dirugikan,” harap Idris.

Idris menuturkan, keberadaan gas elpiji tiga kilogram berisi air ini karena beberapa warung kelontong membelinya dari orang tak dikenal. Dimana orang tersebut bukanlah agen pangkalan resmi Pertamina.

“Pengecer gas resmi itu hanya akan dari agen resmi yang ada dan terdata di Depok. Atas dasar itulah, akan menerapkan izin resmi bagi warung kelontong yang menjual gas bersubsidi,” kata Idris.


loading...

Feeds