Tiga PNS Nyabu di Kota Depok Diberhentikan Sementara

JANGAN DITIRU: Empat tersangka pemakai narkoba usai melakukan tes urine di Polresta Depok, Kamis (13/10/2016). Keempatnya dinyatakan positif memakai narkoba. FOTO : Ferdian / Radar Depok.

JANGAN DITIRU: Empat tersangka pemakai narkoba usai melakukan tes urine di Polresta Depok, Kamis (13/10/2016). Keempatnya dinyatakan positif memakai narkoba. FOTO : Ferdian / Radar Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Menyikapi kasus operasi tangkap tangan tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan UPT Pemadam Kebakaran Cipayung Kota Depok, Walikota Depok, Mohammad Idris menegaskan pihaknya masih menunggu hasil laporan Polresta Depok.

Hal tersebut ia sampaikan ketika konfrensi pers di Lantai 1 Balaikota Depok, Jumat (14/10/2016).

Di sisi lain, Idris mengapresiasi jajaran Polresta Depok dalam memberantas peredaran narkoba di Depok. Idris juga bakal segera mengevaluasi kinerja seluruh OPD khususnya Dinas Damkar secara intensif.

“Kami tidak akan menolerir setiap bentuk pelanggaran hukum yang terjadi kepada Aparatur Sipil Negara (PNS) Kota Depok,” kata Idris kepada Radar Depok.

Idris menjelaskan, dalam memberikan keputusan terkait pelanggaran yang dilakukan tiga PNS dalam kasus narkotika akan mengacu kepada undang undang nomor lima tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Menurutnya, tiga PNS yang ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka harus diberhentikan sementara sebagai ASN sampai dengan adanya keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.


loading...

Feeds