Pelaku Pembunuhan Dua Pria Depok dengan Kopi Sianida Terinspirasi Sinetron

DITANGKAP: Polresta Depok melakukan ekspos pengungkapan kasus penipuan dengan modus penggandaan uang, di Mapolresta Depok.

DITANGKAP: Polresta Depok melakukan ekspos pengungkapan kasus penipuan dengan modus penggandaan uang, di Mapolresta Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sunarsih (48) menangis sejadinya di hadapan awak media, Jumat (14/10/2016), di Mapolresta Depok. Berkali-kali ia mengakui jika perbuatannya dilandasi atas kekhilafan dirinya.

Sekalian juga lantaran ia terdesak utang yang mesti dibayar. Ibu yang diketahui memiliki tiga orang anak ini, pekan lalu Lainditangkap Unit Reskrim Polsek Bojonggede atas aksi tipu-tipunya dengan modus pengganda uang.

Lumayan juga, atas tindaknnya itu pelaku mampu menggasak uang korbannya mencapai Rp22 juta.

Wakapolresta Depok, AKBP Candra Kumara mengatakan jika penangkapan tersangka atas dasar pelaporan seorang korban, Maemunah (35), warga RT04/03, Desa Nanggerang, Kecamatan Bojonggede, Bogor, Rabu (24/8).

“Pelapor ini mengaku jika telah menjadi korban penipuan dengan modus mampu menggandakan uang,” ungkap Candra kepada Radar Depok.

Kasus sendiri bermula pada Rabu (20/7) di kediaman korban. Kala itu korban meminta tersangka datang ke rumahnya untuk mengobati. Dalam kesehariannya, tersangka dikenal sebagai tukang urut. Beres memijat. Munculah niatan tersangka untuk ‘mengerjai’ korban.

Kepada korban, kata Candra, tersangka menawarkan kekayaan, termasuk memiliki mobil dengan jalan pintas. Syaratnya, tersangka lebih dulu mesti menyetor depe mahar sebesar Rp5 juta, untuk nantinya digandakan menjadi milyaran.


loading...

Feeds