Wujudkan KLA Tidak Mudah

ilusterasi

ilusterasi

POJOKSATU.id, DEPOK –Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengaku tidak mudah untuk mewujudkan Kota Belimbing ini menjadi Kota Layak Anak. Perlu usaha semua pihak, terlebih masyarakat untuk memahami perda tersebut. Apalagi Kota Depok telah mewujudkannya melalui peraturan daerah nomor 15 tahun 2013 tentang Kota Layak Anak. ”Masyarakat Depok harus memahami cita-cita tetang apa tujuan dari perda ini dibentuk,” kata Nur Mahmudi dalam sambuta di acara Jambore Kota Layak Anak dalam rangka menyambut HUT Kota Depok ke-16 di Bumi Wiyata, kemarin.

Ia menjelaskan, saat ini telah memasuki tahun kedua komitmen Kota Depok untuk menjadi Kota Layak Anak. Menurutnya, semua pihak perlu memperhatikan hak tumbuh kembang anak sebagai aset masa depan. Sebab, setiap anak berhak untuk berpartisipasi, bergabung dan mendapatkan haknya untuk tumbuh dan berkembang untuk mejalani masa kanak-kanaknya.

Sejak 2009, kata dia, Pemkot Depok melalui posyandu dan posbindu turut mengikuti atutan perundang-undangan terkait pemenuhan hak anak untuk tumbuh, hak mendapatkan perlindungan dan lainya. Dirinya berharap, selain Posyandu dan posbindu, semua pihak juga bisa berperan dalam menjadikan Depok sebagai kota layak anak. ”Terutama masyarakat,” tegas dia. Ketua Pelaksana Jabore KLA Kota Depok, Dudi Miraz mengatakan, kegiatan ini merupakan pembuka dari sosialisasi kebijakan publik program Kota Depok, yang telah berkomitmen menjadi kota layak anak.

Ia mengatakan selain mensosialisasikan program andalan Depok Kota Layak Anak, kegiatan tersebut juga sebagai wadah untuk mensosialisasikan peraturan daerah kota Depok No.15 Tahun 2013 tentang penyelenggaraan kota layak anak. Selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program diversifikasi pangan. Sebagai contoh di akhir acara semua peserta makan siang bersama Nasi Kebuli ODNR.

Dikatakannya, jika kegiatan tersebut melibatkan semua unsur OPD dan stakeholder seperti, BPMK, Dinas Pendidikan, serta forum kota layak anak. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan kehadiran anak berprestasi asal Depok yang menjadi finalis kompetisi masak Junior Master Chef yakni Putri dan Aliyah yang mendemokan masakan mereka di hadapan peserta Jambore Kota Layak Anak.

Dalam rangka mendukung salah satu program Pemerintah Kota Depok menjadi Kota Layak Anak, Bank Bjb Cabang Depok juga menyumbangkan 1000 kaos Tandamata My first khusus kepada seluruh anak Kota Depok pada acara tersebut.

(ham)

Feeds