Nur Ikut Kampanyekan Figur IBH

ilusterasi

ilusterasi

POJOKSATU.id, DEPOK – Bakal calon (balon) walikota dari PKS, Imam Budi Hartono (IBH) makin percaya diri menuju pertarungan pilkada. Setelah mendapat restu dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, kini Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail turut memberikan dukungan moral kepada IBH.

“Kalau dukungan sudah full. Misalnya di acara festival Limo, Pak Nur selalu bilang “ini calon walikota”,” ujar Imam Budi kepada Radar Depok. Imam Budi mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan Walikota Depok. Jika terpilih menggantikan Nur Mahmudi kelak, Imam Budi akan menjalankan kepemimpinan bergaya anak muda yang menghormati orangtua.

“Dukungan dan restu beliau (Walikota) sangat penting bagi siapapun, tak kecuali bagi saya. Sebagai incumbent punya banyak kelebihan,” katanya. Selain itu, Imam Budi mengaku bila Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menilai antara dirinya dan Nur Mahmudi Ismail memiliki kesamaan raut wajah. “Itu dikatakan Pak Aher saat melihat foto saya dengan Pak Nur.

“Muka antum mirip dengan muka Pak Nur Mahmudi, semoga ini pertanda”. Itu isi pesan Pak Aher kepada saya,” kata Imam Budi. Kendati dukungan terus berdatangan, Ketua Bidang Kebijakan Publik DPW PKS Provinsi Jawa Barat ini menyatakan belum merumuskan visi sebagai walikota Depok.

“Visi belum dirumuskan dengan tim. Yang pasti harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Depok. Saya ingin anak-anak muda punya peran yang banyak dalam membangun Kota Depok. Saya berharap Depok lebih hijau lagi, Depok lebih nyaman untuk tinggal. Nyaman untuk sekolah, nyaman untuk usaha,” tutur Imam Budi.

Terpisah, Ketua Fraksi PKS di DPRD Depok, Qurtifa Wijaya, mengatakan, DPD PKS berharap paling lambat Mei mendatang sudah keluar satu nama dari DPP. “Kalau saya sebagai pribadi dan sebagai Ketua Fraksi tentunya mendukung kader internal partai, Pak Imam Budi Hartono,” kata Qurtifa.

Hal itu bukan tanpa alasan, sebab kata Qurtifa, Imam Budi sudah pernah menjadi anggota DPRD Depok kurun dua periode, dan satu periode di DPRD Provinsi Jawa Barat. Semua itu merupakan modal pengalaman yang lebih dari cukup untuk tahu permasalahan dan seluk-beluk pemerintahan di Depok. Yang merupakan sebagai salah satu syarat untuk memimpin Depok ke depan.

“Saya kenal dekat dengan Pak Imam, jadi juga support untuk maju. Tapi apapun yang diputuskan nanti oleh DPP, kita sebagai kader PKS siap bergerak dan mendukung,” katanya. Qurtifa melanjutkan, yang memutuskan siapa figur yang akan mewakili PKS di Pilkada Depok adalah DPP, bukan Dewan Syuro. “Jadi yang memutuskan nanti bukan Dewan Syuro, tapi DPP. DPP sendiri sudah membentuk desk pemilukada,” tutup Qurtifa.

(ret)

Feeds