11.251 Warga Depok Terima Dana PSKS

SUMRINGAH: Seorang warga Depok usai mencairkan dana PSKS di Kantor Pos Depok, November lalu

SUMRINGAH: Seorang warga Depok usai mencairkan
dana PSKS di Kantor Pos Depok, November lalu

POJOKSATU.ID, DEPOK – Pemerintah kembali menggulirkan dana bantuan bagi warga miskin. Mulai hari ini, masyarakat yang terdaftar sebagai penerima kartu Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) sudah bisa mencairkannya. Tak terkecuali di Depok.

Kepala Kantor Pos Depok, Oman Mulyana mengatakan, untuk hari pertama, ada 11.251 warga yang menerima dana PSKS dari total keseluruhan sebanyak 41.021 jiwa. “Besarannya Rp600 ribu untuk periode Januari hingga Maret. (Pencairannya) Dimulai besok (Hari Ini) sampai 18 April,” ujarnya kepada Radar Depok, kemarin.

Oman mengatakan, pencairan dana PSKS ini dilakukan di tujuh kantor yang tersebar di Depok. Itu dilakukan agar proses pengambilann dana berjalan efektif dan efisien. Untuk itu, jelas dia, pihaknya sejak jauh-jauh hari telah melakukan sosialisasi bekerja sama dengan kelurahan dan kecamatan setempat.

“Kami pasang juga jadwal untuk masing-masing wilayah. Supaya tidak begitu membludak. Nah, bagi masyarakat yang waktunya terbatas di Siang dan Sore hari, kami buka lebih lama hingga malam. Ini sebagai wujud komitmen Kantor Pos dalam melayani masyarakat,” paparnya.

Terpisah, Ketua Satgas PSKS Kantor Pos Depok, Triwahyuni Handayani menjelaskan bahwasanya semua persiapan sudah matang satu pekan sebelum penyaluran. Mulai dari silaturahmi dengan Dinas Sosial Kota Depok hingga bekerjasama dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan).

“Semua kecamatan dan kelurahan sudah diberikan jadwal penyaluran dana PSKS sehingga bisa lebih tertib. Tak hanya itu, pemasangan spanduk, poster dibeberapa titik juga sudah dilaksanakan. Pemasangan tenda di 7 lokasi kantor sudah rampung dan siap menjadi peneduh bagi warga,” beber dia.

Tri menambahkan, pihaknya juga menyediakan fasilitas kesehatan esktra. Sehingga, ketika terjadi permasalahan kesehatan warga yang mengantri bisa diatasi dengan baik. “Terkadang warga yang berdesak-desakan bisa terkena sesak dada atau hingga pingsan,” pungkasnya.

(ina)

Feeds