Pertemuan Batal, Pedagang Kecewa

Utara, harga tomat mengalami kenaikan Rp2 ribu perkilogramnya. Azzi/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, DEPOK – Rencana pertemuan yang di gelar Dinas Koperasi UMKM dan Pasar (DKUP), Kamis (9/4) dengan para pedagang Pasar Cisalak dibatalkan. Alhasil rencana relokasi terus tertunda. DKUP beralasan pembatalan guna mendekatkan para pedagang. “Pertemuan diundur sampai Jumat (10/4), dan akan digelar di kantor Kecamatan Cimanggis,” kata Kepala DKUP, Ahmad Kafrawi saat dihubungi Radar Depok.
Terpisah, Ketua Serikat Pedagang Pasar Cisalak, Astia Winata menuturkan, parapedagang merasa kecewa dengan di batalkan pertemuan Keramaiantersebut. “Saya ditelepon kepala dinas, katanya di tunda karena takut pedagang ribut, padahal sejak beberapa kali demo kami tidak anarkis dan ribut kenapa harus takut,” ucap Astia.

Pedagang mengaku, tidak paham terhadap maksud dari DKUP yang menggelar pertemuan di Kantor Camat. Astia mengatakan, bila pertemuan di kecamatan semua pedagang dipastikan hadir. “Kami akan kompak hadir. Ada informasi pembangunan dilakukan semi dua tahap. Itu kan sama saja dengan relokasi satu tahap,” tandas Astia.

Menyoroti hal ini, Anggota DPRD Kota Depok, Mazhab HM menuturkan, itu tidak perlu di persoalkan karena substansi tepenting mencarikan solusi terkait polemik yang terjadi. “Kalau dilakukan secara satu tahap alasannya apa dan kalau tidak kenapa, itu harus jelas,” papar Mazhab.

Lanjutnya dalam kontek ini seharusnya pemerintah memberikan alasan yang Gamblang kepada para pedagang agar mudah di pahami.”’saran saya pemerintah menyampaikan secara gamblang agar di pahami dan juga harus di lakukan kajian yang mendalam dan hasil kajian itu yang harus di sampaikan ke pedagang” paparnyaMazhab menambahkan dirinya mendukung aspirasi para pedagang untuk membangun dua tahap akan tetapi dengan catatan argumentasi harus kuat.“Sangat masuk akal ketika membangun dua tahap karena masih adanya bangunan yang tersisa di samping tempat yang terbakar,” pungkasnya.

(cr2)

Feeds