Gara-gara 17 Agustus, 15 Pemuda Kedawung Diamankan Polisinya, Ini Sebabnya

Petugas kepolisian saat mengamankan 15 pemuda yang menggalang dana tanpa ijin dan mengganggu pengguna jalan di Jalan Cideng, Kedawung, Cirebon. Foto: Alwi

Petugas kepolisian saat mengamankan 15 pemuda yang menggalang dana tanpa ijin dan mengganggu pengguna jalan di Jalan Cideng, Kedawung, Cirebon. Foto: Alwi

BEGINI nasibnya jika menyalahgunakan 17 Agustus dengan menggalang dana tanpa izin kepada pihak keamanan dan Pemerintah Desa terkait.

Seperti dialami 15 pemuda Desa Cideng, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, diamankan petugas kepolisian Sektor Kedawung karena tindakan galang dananya tidak berizin dan dinilai mengganggu lalu lintas.

Mereka menggalang dana, di jalan belokan sebelah Barat lampu merah Cideng dengan memberhentikan paksa pengendara sepeda motor untuk membeli stiker dengan nilai 2000 rupiah per stikernya.

Baca: Warga Bekasi Green City Bersiap Sambut 17 Agustus

Tak ayal beberapa pengendara mengeluhkan itu dan saat memberhentikan sempat ada pengendara motor yang hampir mengalami kecelakaan.

“Tadi saya lihat ada pengendara sepeda motor yang hampir mengalami kecelakaan saat diberhentikan secara paksa oleh salah satu pemuda itu. Tindakan seperti itu sebenarnya membahayakan para pengguna jalan,” ujar Syahri Romdon (33), salah satu pengendara sepeda motor di lokasi, Selasa (7/8/2018).

Kapolsek Kedawung, Kompol Tutu Mulyana, dari kejadian itu langsung mengamankan 15 pemuda karena dinilainya menghambat kelancaran lalu lintas, dan mengganggu pengguna jalan.

Baca: Karang Taruna Jaka Setia Galang Dana untuk Meriahkan 17 Agustus

“Jangan disalah gunakan. Kita tekan itu demi keamanan HUT RI ke 73. Terimakasih kepada masyarakat yang melapor,” ungkap Kompol Tutu.

(alw/pojokjabar)


loading...

Feeds