Duh, Disdik Kabupaten Cirebon, SMPN 3 Gunung Jati Akan Numpang UNBK

Kepala SMPN 3 Gunung Jati, Yulistin (kiri berdiri) tengah memonitor pelaksanan simulasi UNBK di SMKN 1 Gunung Jati

Kepala SMPN 3 Gunung Jati, Yulistin (kiri berdiri) tengah memonitor pelaksanan simulasi UNBK di SMKN 1 Gunung Jati

POJOKJABAR.com, CIREBON– Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya untuk ujian akhir, SMPN 3 Gunung Jati, akan melaksanakan Ujian Akhir Berbasis Komputer (UNBK).

Meski belum mampu mengadakan secara mandiri di sekolahnya sendiri, siswa kelas 9 sebagai peserta UNBK akan melaksanakan UNBK di SMKN 1 Gunung Jati.

Kepala SMPN 3 Gunung Jati, Yulistin, mengaku sudah mempersiapkan segala hal agar anak didiknya bisa melaksanakan UNBK sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan.

“Kalau secara kesiapan insya allah kami akan siap melaksanakan UNBK, meski ini yang pertama tapi kami akan lakukan semaksimal mungkin agar kualitas pendidikan di SMPN 3 Gunung Jati ini bisa lebih baik lagi,” ujar Yulistin, saat ditemui Pojokjabar.com, Rabu (14/2/18).

Dikatakan Yulistin, untuk mempersiapkan UNBK, pihaknya mengaku sudah melakukan simulasi UNBK sebanyak dua kali dari tiga kali simulasi yang rencanya akam dilaksanakan, simulasi UNBK yang pertama dilakukan pihaknya di salah satu sekolah di Kota Cirebon, dan yang kedua dilakukan di SMKN 1 Gunung Jati.

Baca juga: Persib Bandung Tebus Kegagalan di Piala Indonesia 2018

“Target dari simulasi yang pertama adalah pengenalan perangkat komputer kepada anak didik, dan alhamdulilah berjalan lancar, dan yang ke dua ini, target kami adalah agar anak memahami caraengoprasikan komputer yang sudah tersambung jaringan internet, agar pada pelaksanaan UNBK nanti, anak-anak tidak kebingungan untuk mengoprasikan dan mengerjakan soal-soalnya,” terangnya.

Yulistin optimis kalau anak didiknya bisa melalui UNBK ini dengan baik dan dirinya berharap pada pelaksanaan nya nanti tidak ada kendala apapun.

“Jumlah peserta UNBK sendiri dari SMPN 3 Gunung Jati itu ada 225 siswa ditambahn dari yang SMP terbuka ada 35 siswa,” tambahnya.

(dkw/pojokjabar)


loading...

Feeds

ASN-di-Kota-Depok

Sebar Ujaran Kebencian, ASN Dipecat

Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Depok, wajib hati-hati menggunakan media sosial. Karena, jika ASN kedapatan menyebarkan hoax atau …