Begini Langkah Hukum Dandim buat Oknum Pejabat Sipil pada Kasus Limbah Medis Cirebon

Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Irwan Budiana saat memberi keterangan di hadapan sejumlah media./Foto: Alwi.

Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Irwan Budiana saat memberi keterangan di hadapan sejumlah media./Foto: Alwi.

POJOKJABAR.com, CIREBON– Kodim 0620 Kabupaten Cirebon bersama Datasemen Polisi Militer (Denpom) dan dibantu pihak kepolisian telah menyegel tempat pengolahan limbah medis di Panguragan sebanyak 13 gudang.

Komandan Kodim (Dandim) 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Irwan Budiana, mengatakan, oknum pejabat sipil yang terlibat usaha pemanfaatan limbah medis berbahaya itu, pihaknya akan melakukan langkah-langkah hukum.

“Nah, nanti sangkutan-sangkutan terkait orang sipil yang terlibat dalam kegiatan ini nantinya akan dilimpahkan kasusnya baik ke kepolisian maupun ada yang ditangani khusus oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bidang Gakum,” terang Dandim 0620, Letkol Inf Irwan Budiana kepada Pojokjabar.com pada kemarin Jumat (12/1/2018).

Dilanjutkan Irwan, sebelum diketahui ada oknum pejabat sipil, sebelumnya ada salah satu anggota dari pihak TNI terlibat dalam kepemilikan atau usaha pememanfaatan limbah medis yang membahayakan kesehatan masyarakat.

Selain itu, Irwan juga melanjutkan, sebelum memproses oknum pejabat sipil, oknum TNI dengan inisial TS telah diperiksa dan telah naik kasusnya menjadi tersangka.

Berita terkait: Selain Oknum TNI, Ini Pejabat Lainnya Terlibat Usaha Limbah Medis di Panguragan, Siapa?

“Untuk kasus TS ini sudah ditersangkakan. Ia sudah jadi tersangka,” terang Irwan.

Seperti diketahui, penyebab dari terbongkarnya usaha pemanfaatan medis yang mengandung unsur B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) di Panguragan, setelah warga setempat menemukan tumpukan-tumpukan sampah seperti jarum suntik dan infus di tempat sampah liar di samping sungai Panguragan.

(alw/pojokjabar)


loading...

Feeds