Duh, KPU Tolak Pendaftaran Calon Gerindra-PAN, Apa Penyebabnya?

KPUD Kota Cirebon menolak pendaftaran yang dilakukan Gerindra-PAN untuk bakal Cawalkot.

KPUD Kota Cirebon menolak pendaftaran yang dilakukan Gerindra-PAN untuk bakal Cawalkot.

 

POJOKJABAR.com, CIREBON – Pilkada 2018 di Kota Cirebon tidak kalah serunya dengan Kabupaten Cirebon. Dikarenakan, pada saat menit-menit terakhir penutupan pendaftaran, Gerindra-PAN yang mengusung pasangan Siswandi-Euis ditolak KPU karena DPP PKS tidak memberi surat rekomendasi.

Sehingga, hal itu membuat berkas yang diberikan Gerindra-PAN ke KPU Kota Cirebon, dikembalikan lagi ke partai pengusung dua calon tersebut.

Selain itu, jumlah kursi dari Gerindra-PAN tanpa PKS tidak memenuhi 20 persen kursi dari persyaratan pencalonan.

“KPU belum bisa menerima syarat pencalonan karena kursi kurang dari 20 persen. Namun, KPU tetap memberikan apresiasi sebesarnya kepada Siswandi dan Euis,” ujar Emirzal Hamdani, Ketua KPU Kota Cirebon, Kamis (11/1/2018).

Dikatakan Emirzal, dikembalikannya berkas atau dokumen pendaftaran Gerindra-PAN yang mengusung Siwandi-Euis karena aturan UUD Pemilu yang menjelaskan jumlah kursi partai di DPRD yang boleh mendaftar pasangan calon.

“Untuk itu, kami apresiasi atas kehadiran Partai Gerindra dan PAN, walaupun hasilnya tidak maksimal,” ujar Emirzal.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Cirebon, Dani Mardani, mengatakan sampai pada pukul 23.00 WIB tadi rekomendasi dari PKS tidak kunjung datang ke PAN, sehingga membuatnya berkas-berkas pendaftaran ditolak KPU.

“Karena aturan yang berlaku, dari itulah KPU tidak melanjutkan proses administrasi. Sehingga KPU memutuskan tidak menerima berkas pasangan calon yang kami usung. Jadi, kami meminta berita acara penolakan pendaftaran yang akan kami laporkan ke DPW dan DPP,” pungkasnya.

 

(alw/pojokjabar)


loading...

Feeds