Jumat Pagi Ratusan Bumil Ngariung di Puskesmas Kalimaro, Ngapain?

Sejumlah petugas Puskesmas Kalimaro, Gebang, tampak sedang mendata ibu-ibu hamil untuk diperiksa HIV/AIDS.

Sejumlah petugas Puskesmas Kalimaro, Gebang, tampak sedang mendata ibu-ibu hamil untuk diperiksa HIV/AIDS.

POJOKJABAR.com, CIREBON– Ratusan ibu hamil (bumil) yang berada di lima desa di Kecamatan Gebang mengikuti kegiatan tes HIV/AIDS yang dilaksanakan di Puskesmas Kalimaro, Jumat (15/12/2017) pagi.

Lima desa di Kecamatan Gebang yang menjadi tempat tes HIV/AIDS twersebut adalah desa Kalipasung, Kalimaro, Gagasari, Dompyong Wetan dan Dompyong Kulon.

dokter pelaksana di Puskesmas Kalimaro dr Rebecca Marychan mengatakan bahwa kegiatan tes HIV AIDS bagi ibu hamil ini sengaja dilakukan. Tujuannya untuk mengetahui kondisi ibu hamil apakah terkena HIV/AIDS atau tidak, mengingat peredaran penyakit mematikan ini sangat pesat sekali.

“Kita mungkin sudah sama-sama tahulah, kalau kenaikan penderita HIV AIDS di Kabupaten Cirebon sekarang ini meningkat drastis. Untuk itu tes HIV AIDS untuk ibu hamil ini saya rasa penting sekali. Manakala ibu hamil ini positif HIV AIDS maka bumil ini akan kami bimbing untuk rutin berobat dengan harapan nanti pada saat anaknya lahir tidak tertular HIV AIDS,” ujar dr Rebecca Marychan saat ditemui awak media di salah satu tempat di kawasan Talun Cirebon.

Dikatakan dr Rebecca Marychan, penularan HIV AIDS melalui ibu hamil memang sangat banyak terjadi. Hal ini terjadi karena banyak ibu hamil yang tidak sadar bahwa dirinya sudah terinfeksi. Selain itu juga banyak ibu hamil yang merasa tidak perlu mengikuti tes HIV AIDS ini.

“HIV AIDS sering sekali tidak menimbulkan gejala. Meski tidak merasakan keluhan. Untuk itu tes yang efektif untuk mengetahui apakah ibu hamil ini terinfeksi atau tidak, salah satunya yakni dengan pemeriksaan darah,” katanya.

Dari haril pemeriksaan darah ini, ditambahkan dr Rebecca Marychan, akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan di laboratorium. Manakala ada yang positif terjangkit HIV AIDS, maka pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu ibu hamil ini dengan penanganan medis. Sehingga anaknya nanti tidak ikut terjangkit.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Gebang Yanti Hendayani mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Puskesmas Kalimaro dengan melakukan pemeriksaan atau tes darah kepada ibu hamil. Sebagaian besar masyarkat belum sadar akan dampak dari HIV AIDS ini.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, dulu di Gebang ini ada yang pernah terkena HIV AIDS ini. Namun sekarang orangnya sudah meninggal. Sekarang ini kami belum mengetahui jumlahnya berapa,” ujar Yanti.

Yanti juga mengatakan, untuk permasalahan HIV AIDS ini pihaknya juga turut serta melakukan sosialisai kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan PKK baik ditingkat kecamatan maupun di tingkat desa.

“Latar belakang masyakat kita disini yang memang masih banyak yang belum paham tentang HIV AID ini. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua untuk memberikan masukan bagai mana cara peredaran HIV AIDS ini,” pumgkasnya.

(alw/pojokjabar)


loading...

Feeds