Dugaan Kongkalikong Makam Lima Agama, Ini Kata Aleg Hanura

POJOKJABAR.com, CIREBON– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, Sukirman, mendesak kepada pemerintah daerah agar menyelesaikan perijinan pembangunan makam modern atau pemakaman 5 agama (Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha) yang berada di Desa Patapan, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Kamis (14/12/2017).

Dijelaskan Sukirman, hal tersebut dikarenakan ada tanah milik negara yang secara regulasi atau mekanisme harus jelas penggunaan dan peruntukannya.

“Di situ kana ada tanah negara. Tanah negara atau aset negara, kalau dipergunakan untuk pemakaman modern harus diselesaikan dulu mekanismenya. Pemakaman modern di Kabupaten Cirebon itu belum ada regulasinya,” ujar Sukirman, saat ditemui di ruangan sidang Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon.

Ditambahkan politisi Partai Hanura ini, jika pemerintah menginginkan pembangunan makam modern atau pemakaman 5 agama, maka ia menambahkan, pemerintah harus lebih dulu membuat aturan-aturan atau regulasi yang jelas.

“Kalau pemerintah daerah berharap adanya usaha itu, ya pemerintah daerah harus mengajukan dan membuatkan perda-perdanya terkait pemakaman modern,” tambah politisi Hanura ini.

Selain itu, dia juga berharap, selain kepada pemerintah juga kepada pengusaha yang terlibat dalam pembangunan makam modern agar memperlihatkan dampak sekitar apabila tenfah berlangsung pembangunan.

“Dan untuk kepentingan masyarakat ke depan, pengusaha harus menyelesaikan persoalan-persoalan yang muncul di lingkungan sekitarnya,” ujar anggota Komisi I ini.

(alw/pojokjabar)


loading...

Feeds