Tembus Kejuaraan Karate Asia Tenggara, Ini Dia Para Pendekar Cillik dari SDN Bojongherang

MENDALI: Beberapa mendali yang diraih oleh Adilla, Faradilla, dan putri. Menjadi momen foto bersama dengan guru-guru. FOTO: SARAH ASIFA/RADAR CIANJUR

MENDALI: Beberapa mendali yang diraih oleh Adilla, Faradilla, dan putri. Menjadi momen foto bersama dengan guru-guru. FOTO: SARAH ASIFA/RADAR CIANJUR

POJOKJABAR.com, CIANJUR – SDN Bojongherang terus mencatatkan namanya sebagai sekolah terbaik dalam mencetak siswa berprestasi.

Teranyar, ketiga siswanya yang masih duduk di bangku kelas 2, mampu menorehkan prestasi yang membanggakan, yakni masuk nominasi tiga besar kejuaraan Asean Karate.

Cuaca abu-abu menyelimuti pagi, tak sedikitpun membuat kemuraman di wajah anak-anak yang sedang bermain di halaman SDN Bojongherang.

Tak heran jika sekolah yang berada di tengah-tengah kota Cianjur ini memiliki para pendekar yang berprestasi.

Di dalam ruang hening bersama berkas-berkas yang tertumpuk di meja, terlihat seorang wanita setengah baya yakni Ucu Fatimah yang merupakan kepala SDN Bojongherang. Dirinya telah hadir dan siap dengan obrolan kebanggaan tentang pendekar cilik yang menguasai ilmu beladiri karate.

Para pendekar itu pun mampu membawa harum nama sekolah, orangtua, teman-teman dan masyarakat sekitarnya.

Tak lama kemudian, hadir seorang pria dengan senyum sumeringah, dia merupakan seorang guru olahraga. Didin Saprudin, guru olahraga yang juga siap mendeskripsikan bagaimana lihainya aksi para siswinya saat karate.

Kemudian disusul dengan kehadiran para pendekar itu di ruang kepala sekolah.
Senyum malu-malu nampak dari ketiga wajah para siswi itu, dengan seragam sekolah yang membaluti tubuh mereka, seakan menjadi masa yang ceria untuk mereka.

Wartawan ini pun duduk bersama menceritakan, betapa luarbiasanya apa yang diraih ketiga murid kebanggaan ini.

Faradilla Az-zahra, siswi kelas 6 ini menjadi sosok inspirasi bagi kedua temannya yang duduk di kiri dan kanannya.

Awal mula ketertarikan Faradilla terhadap karate, lantaran sering melihat para tentara berlatih, saat melintas di komplek Raider 300 Cianjur.

“Dari situ saya tertarik akan beladiri, dan memutuskan mengikuti ekskul karate,” ujar Faradilla dengan senyum manisnya.

Ekskul karate sendiri sudah berdiri selama 15 tahun di SDN Bojongherang, dan sudah mencetak atlet berprestasi di berbagai kejuaraan.

Seperti sudah ditoreh Faradilla yang baru saja menjuarai Kata Beregu Putri Pemula. Dengan kegigihannya berlatih dan berkat bantuan dari pelatih, juga semangat dari orangtuanya. Anak yang akrab dipanggil Dilla ini mampu meraih juara 1.

Selain Dilla ada juga siswa lainnya bernama Adillah Zerlin Mumtaz yang duduk disamping kiri Dilla. Dirinya mengaku suka karate, lantaran sering melihat Dilla juara.

“Suka karate karena Kak Dilla suka jadi juara. Adillah juga senang mengikuti karate karena bisa memberikan harapan untuk menjadi atlet nasional,” ujar siswi kelas 5 itu sambil tersenyum.

Sedangkan gadis berseragam yang duduk di samping kanan Dilla, terlihat lebih kecil diantara kedua temannya itu. Putri Aira Setiawan lah namanya.

Anak dari Rahmat Setiawan yang juga merupakan seorang guru di SDN Bojongherang ini masih duduk di bangku kelas 2. Lantaran usianya masih sangat kecil, Putri Aira Setiawan tak banyak bicara saat ditemui. Dirinya terlihat malu-malu saat ditanyai bagaimana perasaannya saat akan bertanding.

“Perasaanya deg degan, keringetan. Tapi seneng banget bisa jadi juara,” jawabnya dengan nada bicara khas seorang anak kecil.

Meski usianya masih sangat muda, tetapi telah banyak prestasi yang dia raih, ada 10 kejuaraan yang didapatkannya. Enam kali mendapatkan juara I, dua kali mendapatkan juara II dan III.

Dirinya sempat mengikuti kejuaran dalam lingkup Asia Tenggara, meski hanya mendapat juara 3.

Kepala SDN Bojongherang Ucu Fatimah sendiri sangat bangga karena dapat menghasilkan siswa yang berprestasi.

“Saya berharap generasi ini memberikan bukti yang patut dicontoh untuk siswa lainnya,” ujarnya.

Pembina karate SDN Bojongherang Didin, sangat mensyukuri atas keberhasilan siswanya. Tak mudah baginya membawa anak-anak untuk berjuang bersama, karena tempat bertanding yang jauh bisa membuat khawatir orangtua dari anak-anak ini.
Tetapi dengan berkomunikasi pada orangtua dari para pendekar ini, akhirnya bisa mudah membawa anak-anak berjuang bersama.

“Sekolah ini juga bekerja sama dengan Raider 300 Cianjur untuk melatih karate, Saya sangat berterimakasih atas kerjasama yang bisa dilakukan ini. Menurutnya juara yang didapat ini tak akan bisa diraih bila tak ada orang-orang yang ikut serta berkonstribusi. Semoga siswa ini berharap bisa menjadi atlet nasional untuk mengharumkan tanah airnya,” harap Didin.

(radar cianjur/cr4)


loading...

Feeds

Michael Essien

Michael Essien Tetap di Persib Bandung

Rumor hengkangnya Michael Essien dari Tim Persib Bandung terbantah sudah. Pemain berjuluk Bison itu kembali berlatih bersama skuad Maung Bandung …
Kepala smpn 1 Sumber, Heri Purnama (berdiri) saat melakuka monitoring pelaksanaan simulasi UNBK. Foto: Dede/pojokjabar.com

SMPN 1 Sumber Siap Laksanakan UNBK

POJOKJABAR.com, CIREBON – Jelang pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer untuk tahun ke 2, SMPN 1 Sumber terus berbenah, dari mulai …