Hiswana Migas Cianjur Punya Pimpinan Baru

HARAPAN BARU: Penyerahan bendera pataka dari Ketua Hiswana Migas Periode 2013-2018, H Suryadi kepada Ketua Hiswana baru, H Aris Mulkan.

HARAPAN BARU: Penyerahan bendera pataka dari Ketua Hiswana Migas Periode 2013-2018, H Suryadi kepada Ketua Hiswana baru, H Aris Mulkan.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Setelah dilakukan musyarawah cabang ke-3 di Hotel Cianjur, Cipanas H Aris Mulkan akhirnya terpilih menjadi Ketua DPC Hiswana Migas Cianjur, Selasa (13/02).

Dari total 48 suara pada pelaksanaan Muscab itu, H Aris Mulkan berhasil mengumpul suara sebanyak 30 suara, sedangkan rivalnya Hedy Permadi Boy hanya memperoleh suara 18 suara.

Dengan perolehan suara seperti itu maka H Aris Mulkan ditetapkan sebagai ketua DPC Hiswana Migas Cianjur hingga 4 tahun ke depan.

Selaku Ketua Terpilih, H Aris Mulkan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota DPC Hiswana Migas Cianjur yang telah mempercayai untuk memimpin perkumpulan para pengusaha Migas tersebut.

“Mudah-mudahan saya bisa dan mampu mengemban amanah ini. Terima kasih atas kepercayaan dari semua anggota dan pengurus yang telah memilih saya untuk memimpin organisasi ini 4 tahun kedepan, semoga menjadi berkah dan ibadah dalam memajukan organisasi ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Ia mengaku akan membenahi di internal organisasinya, dan akan mengerjakan program yang memang sudah berjalan akan ditingkatkan lagi.

“Ada program yang masih belum terlaksana, akan diperbaiki nantinya,” katanya.

Ia mengatakan, bahwa hal pertama yang akan dilakukan adalah memperbaiki persatuan antara pengusaha Migas.

“Terpilihnya saya sebagai Hiswana Migas Cianjur, akan memperbaiki persatuan antara pengusaha-pengusaha Migas yang ada di Cianjur, Selain itu kita akan sinergiskan hubungan antara pengusaha Migas dengan media-media yang ada di Cianjur,” katanya.

(radar cianjur/dil)


loading...

Feeds

Tol-BORR

YLKI: Sebaiknya Tol BORR Jalan Terus!

Penghentian sementara pembangunan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIB menuai kritik banyak pihak. Pasalnya, moratorium dari Kementerian Pekerjaan …