Korban Jembatan Gantung Putus di Leles Cianjur Akhirnya Meninggal

Jembatan gantung di Leles Ciajur Putus

Jembatan gantung di Leles Ciajur Putus

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Seorang korban ambruknya jembatan Rawayan di Kecamatan Leles yang ambruk pada Sabtu (3/2) lalu, akhirnya meninggal dunia kemarin.

Korban yang diketahui bernama Deni bin Karnudin (53) meregang nyawa saat menempuh perjalanan ke RSUD Cianjur pada Senin (12/2/2018).

Deni merupakan satu dari belasan warga lainnya yang menjadi korban akibat ambruknya jembatan yang baru berusia sebulan itu. Namun meninggalnya Deni cukup mengejutkan. Pasalnya saat kejadian Deni hanya menderita luka ringan.

“Tadi (kemarin, red) pagi korban dibawa ke RSUD Cianjur. Namun saat dalam perjalanan, korban meninggal dunia,” kata Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Leles, Elan Jaelani kepada Radar Cianjur (Grup Pojokjabar).

Menurut Elan, saat kejadian, Deni hanya menderita luka pada bagian kakinya saja. Sehingga banyak warga yang tak menyangka Deni meninggal dunia.

“Laporan meninggalnya Deni juga sudah diterima Polsek Agrabinta yang membawahi wilayah Kecamatan Leles,” ujarnya.

Sementara itu, seorang warga lainnya yang menjadi korban jembatan ambruk di Parung Cadas, Kecamatan Leles, Saep (48) masih dalam kondisi kritis.

Ia kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi setelah dirujuk dari RSUD Pagelaran karena minimnya peralatan.

Seperti diketahui, jembatan gantung di Kampung Padangsari Desa Karyamukti, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur yang baru selesai dibangun ambruk, Sabtu (3/2), pukul 23.00 WIB. Akibatnya, enam kendaraan bermotor melintas berboncengan jumlah 12 orang langsung terjatuh ke sungai.

Jembatan yang menghabiskan pagu anggaran sekitar Rp 756 juta ambruk akibat beban yang berlebih.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, putusnya jembatan bukan dari segi kualitas yang buruk,melainkan akibat beban melampaui batas. Untuk itu, pihaknya akan mendorong rekanan segera memperbaiki jembatan karena masih dalam masa perawatan.

”Jembatan gantung akan dipasangi papan informasi beban maksimal yang dapat dilalui. Jembatan putus karena kelebihan muatan bukan karena kualitasnya jelek. Segera diperbaiki agar dapat kembali digunakan,” kata Herman.

Ia menambahkan, untuk ke-12 korban, Pemkab Cianjur akan membebaskan biaya perawatan dan penanganan medisnya alias gratis.

”Semua biaya perawatan terhadap korban digratiskan, saat ini kami masih menunggu hasil tim di lapangan,” katanya.

(radar cianjur/dil)


loading...

Feeds

Michael Essien

Michael Essien Tetap di Persib Bandung

Rumor hengkangnya Michael Essien dari Tim Persib Bandung terbantah sudah. Pemain berjuluk Bison itu kembali berlatih bersama skuad Maung Bandung …
Kepala smpn 1 Sumber, Heri Purnama (berdiri) saat melakuka monitoring pelaksanaan simulasi UNBK. Foto: Dede/pojokjabar.com

SMPN 1 Sumber Siap Laksanakan UNBK

POJOKJABAR.com, CIREBON – Jelang pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer untuk tahun ke 2, SMPN 1 Sumber terus berbenah, dari mulai …