Warga Pataruman Cianjur Tewas Tersenggol Pelajar yang Sedang Tawuran

ilustasi

ilustasi

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Warga Pataruman RT1/RW11, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur bernama Feri Lisdiawati (39) regang nyawa di jembatan rel kereta api.

Almarhum masuk ke dalam sungai kering setelah disenggol kelompok pelajar yang diduga tengah melakukan tawuran.

Ibu yang tak tahu apa-apa ini tengah berjalan di sebuah jembatan perbatasan Pataruman dan Gang Rinjani. Saat itu, ia hendak menjual cincin ke sejumlah tetangga yang rumahnya tak jauh dari lokasi pada Jumat (2/2/2018) sekitar pukul 11:00 WIB.

Namun, tiba-tiba ada sejumlah pelajar SMK yang berlarian menuju ke arahnya. Salah satu pelajar yang tengah dikejar kelompok pelajar lain itu menyenggol tubuh Lisnawati. Mendadak, tubuh perempuan itu jatuh ke dalam sungai kering setinggi lima mater dan mengakibatkan Lisnawati meninggal dunia akibat luka srius.

Sebelum kejadian naas dialami ibu paruh baya, Lisnawati (41) warga Pataruman RT 1/11, Kelurahan Sayang dugaan tersenggol ulah tauran sejumlah pelajar dua SMK di Cianjur, korban hendak mau menjual cincin disuruh sama tetangga dekatnya, Jumat (2/2).

Salah satu saksi mata warga setempat, Ujang (40) memaparkan, di lokasi tersebut sering terjadi tawuran antara pelajar SMK. Bahkan bisa dikatakan mungkin sudah langganan sering terjadi dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Ia menyangka, awalnya yang jatuh dari jembatan adalah pelajar namun ternyata masih tetangga dekat.

“Mau jual cincin (emas). Namun nasib berkata lain belum juga menjual sudah terkena musibah,” ujar pemilik usaha cuci motor di lokasi kejadian.

Suntama (24), salah seorang saksi mengatakan, dirinya sempat melihat Feri Lisdiawati berlari di atas jembatan rel karena ketakutan. “Tiba-tiba ada ribut tawuran anak sekolah. Terus ibu-ibu yang takut jadi ikut lari. Kemudian ia jatuh ke sungai,” katanya.

Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Iskandar mengatakan, kejadian tersebut berawal dari seorang anak sekolah yang berada di dalam angkot, yang bereteriak saat melihat pelajar lainnya yang mengendarai sepeda motor pas di perlintasan dekat pintu rel stasion Cianjur.

“Pelajar di dalam angkot itu berteriak tapi tak sempat berhenti, mungkin karena panik pelajar yang mengendari sepeda motor itu lari meninggalkan motornya ke arah jembatan rel kereta, yang memang ada ibu-ibu sedang berjalan berlawanan arah, mungkin kesenggol lalu si-ibu yang diketahui nama Feri Lisdiawati itu terpeleset jatuh,” tutur Kapolsek.

Ia mengatakan, saat ini belum ada yang dinyatakan sebagai tersangka karena masih dalam pemriksaan satuan reskrim.
“Tadi pas waktu kejadian kita langsung ke lokasi kejadian, jadi tidak melihat ada pelajar tawuran,” paparnya.

Sementara itu, Staf Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) Forensik RSUD Cianjur, Sony mengatakan, pihaknya menerima kiriman mayat dari pihak kepolisian sekitar pukul 12:30 WIB. Informasi yang disampaikan, Lisnawati tersenggol oleh sejumlah pelajar hendak ada dugaan melakukan tawuran, alhasil masih diredam oleh warga setempat.

Menurutnya, luka benturannya cukup keras terjatuh dari jembatan. Almarhum mengalami sejumlah luka seperti halnya di bagian kepala kiri mengalami luka robek. “Ada luka juga pada bagian pelipis lecet kondisinya, hidung dan mulut mengeluarkan darah,” katanya saat ditemui di meja kerjanya, kemarin.

Pihak Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) Forensik RSUD Cianjur menyebutkan, keluarga korban menolak dilakukan otopsi.

(radar cianjur/mat/dil)


loading...

Feeds

Michael Essien

Michael Essien Tetap di Persib Bandung

Rumor hengkangnya Michael Essien dari Tim Persib Bandung terbantah sudah. Pemain berjuluk Bison itu kembali berlatih bersama skuad Maung Bandung …
Kepala smpn 1 Sumber, Heri Purnama (berdiri) saat melakuka monitoring pelaksanaan simulasi UNBK. Foto: Dede/pojokjabar.com

SMPN 1 Sumber Siap Laksanakan UNBK

POJOKJABAR.com, CIREBON – Jelang pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer untuk tahun ke 2, SMPN 1 Sumber terus berbenah, dari mulai …