Cara Mahasiswa Al-Azhary Cianjur Jihad Lawan Korupsi

Bedah buku Al-Azhary Cianjur

Bedah buku Al-Azhary Cianjur

POJOKJABAR.com, CIANJUR -Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Al-Azhary Cianjur gelar seminar bedah buku ‘Jihad Melawan Korupsi’, Karya Enang Hidayat, beberapa waktu lalu.

Tema yang diambil ‘Memacu Semangat Juang Generasi Muda yang Berkarya dan Berprestasi dengn Orientasi’.

Seminar bedah buku ini langsung mendatangkan penulis yakni Bapak Enang Hidayat, yang sangat berpengalaman di bidang tulis menulis.

Dirinya mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Mahasiswa sebagai garda terdepan yang tampil sebagai agen perubahan dimana mahasiswa yang harus lebih menyerukan kepentingan rakyat, mengkritisi kebijakan-kebijakan koruptif, serta harus mengamalkan nilai-nilai lihur, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, kerjakeras, berani, mandiri, sederhana, adil dan peduli,” ujar Endang.

Ketua Panitia Robi Hidayatuloh mengatakan, bahwa pengambilan judul buku tersebut sesuai dengan keadaan sekarang.

“Kita mengetahui berbagai kasus korupsi, yang pamiliar diakhir tahun 2017 dengan kasus mega korupsinya e-KTP. Tentu kita sebagai mahasiswa sangat miris sekali dengan kasus-kasus tersebut, maka disini perlu ada upaya atau peran mahasiswa dalam pencegahan korupsi di negeri tercinta ini,” ujarnya.

Masih kata Robi, perlu digaris bawahi dari buku yang berjudul ‘Jihad Melawan Korupsi’ ini adalah jihad tidak hanya mengangkat senjata saja, melainkan mengerahkan segenap kemampuan untuk melawan penghianat bangsa.

“Itu artinya kegiatan seminar bedah buku ini pun menjadi bukti bahwa HMJ PAI STAI Al-Azhary Cianjur beserta para peserta mahasiswa dari berbagai universitas sudah membuktikan jihadnya melawan korupsi,” paparnya.

Ketua Umum HMJ PAI STAI Al-Azhary Cianjur, Hasanudin mengatakan, dalam upaya meningkatkan nilai kritis mahasiswa untuk menjaga keutuhan negara Indonesia, jihad melawan korupsi harus menjadi pengetahuan penting bagi kaum intelektual.

“Sebagai mahasiswa yang berperan aktif dalam menjalankan aktifitas akademik, sosial, agama dan negara. Sehingga pentingnya jihad para kaum intelektual melawan korupsi ini untuk menjaga kesejatraan negara ini. Semakin banyak korupsi, maka semakin banyak rakyat tidak sejahtra,” pungkasnya.

(radar cianjur/jun)

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds