Mobil Dinas Pemkab Cianjur Nunggak Pajak Terancam Dikandangkan

ilustrasi Mobil Dinas.

ilustrasi Mobil Dinas.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Ramainya kasus menunggak pajak mobil dinas di tubuh Pemkab Cianjur menyita perhatian berbagai pihak. Dari ratusan mobil dinas yang masuk tunggakan, ternyata Dinas Kesehatan (Dinkes) menjadi yang paling banyak menunggak.

Hal ini menuai perhatian serius dari Pakar Perpajakan, Kuswandi. Menurutnya, ada dua faktor yang menyebabkan tunggakan Dinkes begitu banyak yaitu kurang kesadaran sukarela dalam membayar pajak dan tidak adanya itikad baik untuk membayar.

Baginya, ini menjadi contoh yang kurang baik. Pasalnya pemerintah daerah menjadi yang wajib membayar pajak. Sementara di lain pihak, masyarakat dituntut untuk taat pajak, namun berbanding terbalik dengan pemerintah daerah yang tidak taat.

Nah, yang menjadi penanggungjawab pajak bisa dilihat dari kepemilikian nama pada STNK kendaraan, apakah dari dinas terkait atau Pemda. Jika itu dari dinasnya, berarti ada pelanggaran secara administratif.

Mengenai sanksi yang diberikan, bagi pelanggar dalam tubuh Pemda sebaiknya diberikan pembinaan lebih mengenai pajak.

”Sanksi ringan tentunya bisa melalui pembinaan agar tidak terulang, seperti pemahaman dalam wajib pajak,” papar Wakil Dekan II Fakultas Hukum Universitas Suryakancana ini.

Akan tetapi, jika pelanggaran itu berat atau terulang, maka kendaraan operasionalnya bisa saja dikandangkan. Sehingga akan timbul efek jera kepada penunggak pajak.

Kuswandi berpendapat, untuk meminimalisir ini, penagih pajak alangkah baiknya datang bukan pada saat tunggakan ini muncul.

”Jadi sebelumnya sudah datang untuk menemui, ini sekaligus mengingatkan untuk tepat waktu,” sarannya.

(radar cianjur/cr1)


loading...

Feeds