Mi Formalin di Cikalongkulon Cianjur Dijual di Bandung

JUMPERS:Kapolda Jabar memperlihatkan bahan-bahan yang digunakan untuk memproduksi mi formalin di Cikalongkulon.

JUMPERS:Kapolda Jabar memperlihatkan bahan-bahan yang digunakan untuk memproduksi mi formalin di Cikalongkulon.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Petugas polisi berhasil mengamankan seorang produsen bernama Miftah Supriatna (51) yang ditetapkan menjadi tersangka setelah petugas menggrebek pabrik produksi mi berfomalin di Kecamatan Cikalongkulon pada Rabu (10/1/2018) malam.

Penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jabar menyita mi berformalin setelah melakukan penyelidikan di Pasar Caringin.

Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Yusri Yunus mengatakan, di Pasar Caringin, pihaknya menemukan makanan yang sering dikonsumsi masyarakat yakni mi.

“Mi di sana diberi formalin,” ‎ujarnya.

Petugas pun segera melakukan penyisiran ke sejumlah kios dan los di Pasar Caringin. Petugas akhirnya mendapatkan informasi bahwa mi berfomalin itu dibuat di Kabupaten Cianjur tepatnya di wilayah Kecamatan Cikalongkulon.

Setelah mendapatkan cukup informasi, lanjutnya, petugas segera mengejar pelaku.

“Sejumlah bahan produksi kami sita mulai dari pengawet, soda as, formalin dan bahan lainnya,” tuturnya.

Saat tiba di lokasi, polisi menemukan produsen bernama Miftah Supriatna yang langsung ditetapkan sebagai tersangka. Ia dikenakan Pasal 135 huruaf a dan b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan.

“Sudah ditahan di Mapolda Jabar. Ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar,” ungkap Yusri.

Ia menambahkan, dari keterangan tersangka, produksi mi formalin sudah berjalan sejak sepuluh bulan yang lalu. Dalam sehari, pabrik mampu memproduksi 400 kilogram (kg) hingga 500 kg.

“Setelah diproduski dipasarkan di Pasar Caringin Bandung,” pungkas Kabid.

Secara teknis, tambahnya, mi berbahan formalin diproduksi dengan tepung terigu bercampur aci. Hasil olahan campuran itu dimasukan ke dalam mesin pencampur selanjutnya dimasukan ke mesin penggiling. Mi kemudian direbus selama beberapa menit kemudian dicampur dengan formalin.

“Satu liter formalin cukup untuk merebus tujuh kwintal mi,” tandasnya.

(radar sukabumi/yaz)


loading...

Feeds