Trump Sebut Yerusalem Ibukota Israel, Ribuan Umat Islam di Cianjur Siap Turun ke Jalan

Doa dari Cianjur untuk Palestina

Doa dari Cianjur untuk Palestina

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Pernyataan Presiden Amerika Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel, menyulut amarah seluruh umat Islam di dunia. Termasuk di Cianjur.

Sebagai reaksi dari pernyataan tersebut, ribuan umat Islam di Cianjur siap turun ke jalan untuk menggelar long march dari Masjid Agung Cianjur ke bundaran tugu lampu gentur, serta akan menggelar istighosah akbar, Jumat (15/12).

Rencananya, aksi peduli Palestina ini akan diikuti ribuan umat Islam dari berbagai ormas di Cianjur. Antara lain Konsorsium Ormas Islam (KOI), Komite Cianjur Agamis (KCA), Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Cianjur, Pemuda Pancasila (PP), para tokoh ulama Cianjur, dan lainnya.

Ketua Komite Cianjur Agamis Ustadz Abdul Wahid Al-Quds mengatakan, Trump telah menabuh genderang perang. Karena Alaqsha itu adalah jantung umat Islam.

”Kita hari Jumat akan istighosah kubro dan long march. Kita harapkan semua umat Islam turut serta,” ujarnya.

Ketua GP Ansor Kabupaten Cianjur Dedi Suherli mengatakan, aksi solidaritas Palestina sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama muslim yang ada di Palestina sekaligus sebagai upaya menekan secara opini kepada presiden USA supaya tidak melanjutkan rencananya untuk memindahkan kedubesnya dr Tel Avip ke Yerusalem.

”Ansor sebagai bagian dari Nadlatul Ulama dari dulu selalu konsisten memperjuangkan kedaulatan Palestina di kancah internasional bahkan sejak tahun 1937,” tegasnya.

Menurut Dedi, sikap presiden Amereika ini sangat tidak produktif karena mengancam proses perdamaian yang sedang diusahakan oleh semua pihak.

”Selain melalui aksi kepedulian ini, kami juga menyerukan kepada semua tokoh agama dan para ulama untuk melakukan qunut najilah sebagai bentuk doa untuk kebebasan Palestina,” pintanya.

Semenatara itu, MPO Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur Jamaludin mengajak seluruh umat Islam di Cianjur untuk melakukan aksi solidaritas Palestina untuk memperlihatkan ukhuwah Islam di Cianjur.

”Jangan sampai giroh yang sudah baik ini tiba-tiba tercerai berai. Kita harus bersatu untuk Palestina. Karena ini suatu hal yang serius dimana umat Islma harus bereaksi untuk menolak apa yang dilakukan Trump dan Israel,” pungkasnya.

(radar cianjur/jun)


loading...

Feeds