Warga Cianjur Butuh Layanan Kesehatan, SMS Saja Sijagoan, Ini Nomornya

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem rujukan maternal dan neonatal, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur luncurkan layanan sistem informasi jaringan gawat darurat obstetri dan neonatal (Sijagoan), dimana layanan tersebut menggunakan aplikasi Whatsapp dengan nomor 081320201100.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, sistem informasi itu didesain untuk mempercepat proses pertukaran data dan informasi maupun komunikasi dalam rujukan gawat darurat maternal dan neonatal antara bidan, puskesmas, dan rumah sakit.

Adapun manfaat dari layanan itu di antaranya, bidan atau perujuk akan langsung mendapatkan kepastian rumah sakit, fungsi pelayanan obstetri neonatus essensial dasar (Poned) meningkat, rumah sakit penerima rujukan akan lebih siap dalam menerima pasien, adanya rujukan balik dari rumah sakit setelah pasien pulang, dan data sijagoan menjadi basis data.

“Sedangkan konten yang dimiliki dari layanan tersebut, seperti rujukan gawat darurat semua kasus, edukasi ibu dan bayi, pesan singkat sebagai pengingat, tanya jawab atau konsultsi, dan saran dan pengaduan. Intinya ini akan mempercepat proses rujukan, dan kepastian tempat layanan kesehatan, seperti puskesmas dan rumah sakit,” jelasnya.

Herman menuturkan, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Cianjur, sedikitnya 30 Pusat layanan Kesehatan (Puskesmas) sudah terakreditasi.


loading...

Feeds

Suspect Difteri

5 Warga Bekasi Suspect Difteri

Penderita Difteri di Kota Bekasi bertambah. 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah sakit …