Menjawab Tantangan Lumbung Padi Nasional, Pemkab Cianjur Cetak Sawah Baru 51 Hektar

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Melihat kondisi lahan pertanian di Kabupaten Cianjur yang terus berkurang, Radar Cianjur (Grup Pojokjabar.com) mengemas dialog terbuka melalui Warung Darci bertajuk ‘Ancaman Ketahanan Pangan di Lumbung Padi’ di Kantor Radar Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kamis (12/10/2017).

Hadir dalam diskusi yang digelar kali kedua ini, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Kodrat Nugrahana; Pasi Pers Kodim 0608 Cianjur, Kapten Nuryadi dan Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Moch Toha.

Kondisi hari ini, lahan persawahan hampir di setiap belahan Cianjur kian berkurang akibat dihimpit pembangunan sejumlah pabrik di bidang industri dan properti. Namun, Dinas Pertanian pun ternyata sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi permasalahan yang dinilai akan berdampak di masa depan ini.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Kodrat Nugrahana menerangkan, pihaknya tengah menggalakan sistem tanam padi dengan pola panen lebih dari satu kali. Secara teknis, padi yang sudah ditanam dan layak untuk dipanen tidak akan ditebas melainkan dipertahankan di lapak penanaman sebelumnya.

Nah, setelah melalui proses potong panen, batang padi yang sebelumnya ada akan menggunakan teknologi berupa cairan yang mampu menumbuhkan kembali batang padi. “Jadi, tak perlu lagi lahan baru karena lahan yang lama sudah bisa dipakai kembali. Kualitas padi yang dipanen kedua kalinya ini tak akan berkurang tetap bagus,” ujarnya.



loading...

Feeds