Tolak Full Day School di Cianjur, PBNU Ancam Bakal Unjuk Rasa

Ilustrasi Full Day School

Ilustrasi Full Day School

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tetap pada pendiriannya menolak kebijakan full day school (FDS). Bahkan, PBNU telah menginstruksikan seluruh pengurus lembaga dan badan otonom Nadhlatul Ulama (NU) melakukan unjuk rasa.

Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini menegaskan bahwa Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 sama sekali tidak menyinggung secara serius implementasi penguatan pendidikan karakter, sebagaimana yang dikampanyekan kementerian tersebut.

“Ini malah cenderung terfokus mengatur kebijakan soal jam sekolah. Penguatan karakter tidak bisa secara serta merta disamakan dengan penambahan jam belajar,” kata Helmy lewat keterangan tertulis kepada wartawan.

Tak hanya itu, Helmy juga menegaskan jika kebijakan sekolah lima hari dan delapan jam belajar yang dibuat Menteri Muhadjir Effendi itu akan menggerus eksitensi Madrasah Diniyah. Padahal, menurut Helmy, selain Pondok Pesantren, Madin merupakan tulang punggung yang membentengi persemaian paham dan gerakan radikalisme.

“Ironis jika lembaga yang menjadi harapan untuk membangun karakter tunas-tunas bangsa justru malah diusik dan diancam eksistensinya,” tegas Helmy.


loading...

Feeds

[14:51, 12/12/2017] Dhoni Pojoksatu. id: BNN Musnakan Ladang Ghat  di Bogor

BNN Musnakan Ladang Ghat yang “Ngumpet” di Bogor

POJOKJABAR.com, Bogor– Keberadaan ladang ghat tanaman yang mengandung zat cathinone kembali dibongkar Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia. Direktorat Narkotika Deputi Peberantasan pada …