Kasus Bullying di Sukabumi, Ini Kata Psikolog dan Tokoh Cianjur

Ilustrasi Bullying.

Ilustrasi Bullying.

POJOKJABAR.com, CIANJUR –Tewasnya SR (8) siswa kelas 2 SD Longkewang, Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi yang diduga akibat berkelahi dengan temannya sebayanya menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya perkelahian bermula dari ledekan atau bully.

Wakil Dekan III FKIP Unsur, Suganda mengakui merasa prihatin atas terjadinya kasus meninggalnya SR (8) siswa kelas 2 SD tersebut. Menurutnya hal tersebut sangat disayangkan terjadi, apalagi terjadi di lingkungan sekolah, untuk itu menurutnya peran guru sangat penting untuk memberikan pemahaman agar kasus tersebut tidak terulang.

“Selain peran guru, tentunya peran orang tua pun sangat penting, agar tidak terjadinya hal serupa. Dan mudah-mudahan di Cianjur tidak akan terjadi kasus seperti itu,” ujarnya.

Sementara itu, Psikolog, Retno Lelyani Dewi menjelaskan, logika umur 7/8 tahun memang jika bercanda dengan teman masih identik mengutamakan kontak fisik, dan berlanjutnya usia biasanya di usia 11/12 tahun juga masih identik dengan kontak fisik, namun fisik tersebut akan berangsur berubah, seperti menggunakan fisik dalam bermain bola, basket dan permainan lainnya.

Khususnya menyikapi kasus yang terjadi di Sukabumi, hingga ada siswa SD yang meninggal, memberikan catatan tersendiri bagi orang tua. Perang orang tua sangatlah penting, harus memahami karakter anak.


loading...

Feeds

[14:51, 12/12/2017] Dhoni Pojoksatu. id: BNN Musnakan Ladang Ghat  di Bogor

BNN Musnakan Ladang Ghat yang “Ngumpet” di Bogor

POJOKJABAR.com, Bogor– Keberadaan ladang ghat tanaman yang mengandung zat cathinone kembali dibongkar Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia. Direktorat Narkotika Deputi Peberantasan pada …