Pelayanan Perumdam Cianjur Dinilai Amburadul, Pelanggan Gelar Aksi

Pelanggan Perumdam Cianjur gelar aksi.

Pelanggan Perumdam Cianjur gelar aksi.

Sementara itu Direktur Perumdam Kabupaten Cianjur, H Budi Karyawan mengatakan, kritikan terhadap kinerja Perumdam itu ada ukurannya, yang merasakan puas dan tidak puas adalah pelanggan bukan masyarakat di luar pelanggan. Apalagi demo tersebut dilakukan oleh orang yang kecewa karena tidak diakomodir keinginannya.

“Saya akui ada saat jam puncak air tidak semua bisa merata makanya selalu berpesan harus punya toren penampungan. Karyawan kita sudah berusaha 1 x 24 jam semaksimal mungkin untuk mengutamakan pelayanan terhadap pelanggan. Perlu diakui dan jujur, akan terus berusaha semampunya tidak ada pelanggan yang tidak terima air dalam waktu 24. Nah, yang menjadi heran? itu yang mengkritik itu adalah karyawan Perundam yang tidak paham tentang kinerja teman temannya berjuang melayanin pelanggan. Terakhir apakah kegiatan tersebut punya izin dari aparat kepolisian dan dilakukan di hari libur,” tandas dan jelasnya pucuk pimpinan Perumdam Cianjur.

Dirut mempertegas secara terbuka, setiap tahun Perumdam diaudit oleh BPK, BPKP, dan auditor indepeden. Jadi yang meminta Perumdam diaudit tidak paham, apalagi dimotori seorang karyawan yang kecewa karena tidak diakomodir keinginanya.

“Kan bukan salah saya ketika dites yang bersangkutan itu tidak bisa. Nah, kok jadi nyalahin kita. Bahkan hal tidak wajar di luar kepala dilakukan bersangkutan,” tandasnya.

(radar cianjur/mat)


loading...

Feeds