Paguyuban Sundawani DPC Cianjur Lestarikan Pencak Silat

SENI BUDAYA: Ketua Paguyuban Sundawani DPC Cianjur Soni Farhan memperagakan jurus-jurus pencak silat di atas panggung.

SENI BUDAYA: Ketua Paguyuban Sundawani DPC Cianjur Soni Farhan memperagakan jurus-jurus pencak silat di atas panggung.

POJOKJABAR.com, CIANUR – Pencak silat merupakan seni bela diri yang diturunkan secara turun temurun. Namun seiring perkembangan zaman seni bela diri ini mulai ditinggalkan, dan masyarakat Indonesia lebih tertarik dengan seni bela diri dari negara lain, karena dianggap lebih populer dan lebih modern sehingga keinginan masyarakat untuk mempelajari dan mendalami seni bela diri ini semakin berkurang.

Melihat itu Paguyuban Sundawani DPC Cianjur terus berupaya melestarikan pencak silat sebagai salah satu kebudayaan daerah Jawa Barat di tengah gempuran budaya asing saat ini. Salah satunya dengan menggelar gabuburit sambil mementaskan kesenian pencak silat.

Pada kegiatan itu anggota Paguyuban Sundawani DPC Cianjur terliaht antusias memperagakan gerakan-gerakan jurus pencak silat yang diiringi gamelan tradisional, bahkan mereka sesekali melakukan atraksi seperti memukul batu yang disimpan di atas perutdengan menggunakan martil besar.

Selain diisi dengan pementasan seni pencak silat, sebagai bentuk sosial Paguyuban Sundawani DPC Cianjur, acara juga dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada para pengendara yang melintas di jalan Abdulah Bin Nuh, serta memberikan santuan kepada 100 orang yatim hingga dilanjutkan dengan buka bersama.

Ketua Paguyuban Sundawani DPC Cianjur Soni Farhan mengatakan, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya Paguyuban Sundawani DPC Cianjur untuk melestarikan kebudayaan Jawa Barat salahsatunya pencaksilat yang saat ini nyaris hilang tergerus budaya asing.

“Dengan kegiatan seperti ini kita memperlihatkan kepada masyarakat bahwa seni bela diri pencak silat itu masih ada, dan harus dilestarikan karena seni bela diri pencaksilat merupakan budaya warisan leluhur,” katanya.

Lanjut Soni, selain mengadakan pagelaran seni bela diri pencak silat kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pembagian takjil, santunan kepada yatim dan buka bersama.

“Alhamdulilah kegiatanya bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan, meski kegiatan-kegiatan yang kami laksanakan hanya menggunakan dana swadaya dari iuran anggota,” pungkasnya.

(radar cianjur/dil)


loading...

Feeds

ilustrasi gempa Tasikmalaya, Jawa Barat

Kisah Kiper Persib Alami Gempa

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Korban gempa ternyata juga hampir membuat Kiper Persib Imam Arief Fadhilah menjadi korban. Refleksnya saat itu Imam selamatkan …
Aksi Tolak Trump dari Purwakarta (FB Ikbal Fauzi.)

Warga Purwakarta Tolak Pernyataan Trump

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Aliansi Masyarakat Selamatkan Al-Aqsha (AMSA) Purwakarta menggelar Aksi Bela Palestina di Jalan Kemuning, Nagrikaler, Purwakarta, Sabtu (16/12/2017). Hal …