Cabuli Siswi Kelas 5 SD, Pelaku Pedofil di Cianjur Diarak Warga

Ilustrasi Pelecehan Seksual

Ilustrasi Pelecehan Seksual

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Dindin Saepudin (32) warga Kota Bandung harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Cianjur, Senin (31/10/2016), setelah sebelumnya dihakimi masyarakat dan diarak keliling kampung usai diketahui mencabuli Indiani (10) siswi kelas 5 SD di Kecamatan Pagelaran.

Aksi cabul Dindin diketahui orangtua Indiani setelah korban merasa mengalami sakit dibagian alat vitalnya. Dari laporan buah hatinya itu, orangtua korban segera memeriksa keadaan anaknya ke RSUD Pagelaran. Hasil visum rumah sakit membuktikan pada bagian kelamin Indiani robek yang merujuk adanya tindakan pelecehan seksual.

Sontak keluarga yang mengetahui hal tersebut merasa kaget, dan segera memintai keterangan Indriani. Berdasarkan pengakuan korban, ia pernah disetubuhi sebanyak tiga kali di areal pesawahan di dekat rumahnya dengan diiming-imingi sebuah mainan oleh pelaku.

Deni (41) salah seorang kerabat korban menuturkan, mengetahui hal tersebut pihak keluarga merasa kesal terhadap Dindin. Namun pada saat itu, usai korban divisum pelaku sedang tidak ada di Kecamatan Pagelaran.

“Pelaku itu kerja di sini, dan saat Indriani selesai diperiksa kebetulan pelaku sedang mudik ke kampung halamannya di Kota Bandung, sehingga kami menunggu kepulangan pelaku untuk mengkonfirmasi terhadap dugaan pelecehan seksual kepada korban,” ungkapnya.

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds