Warga Warungkiara Cianjur Pertanyakan Pembangunan Asshofaa

AKTIF: Aktifitas pembangunan RS Asshofa sudah dimulai dengan melakukan pemerataan tanah terlebih dahulu.  FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR

AKTIF: Aktifitas pembangunan RS Asshofa sudah dimulai dengan melakukan pemerataan tanah terlebih dahulu. FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Tuntutan dan aspirasi warga Kampung Warungkiara RW 09, Desa Sukamaju, Cianjur terkait kisruh proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Asshofa tetap didengungkan. Warga menuding pihak manajeman atau pengembang PT Mitra Sinergy Sukses Abadi (MSSA) tidak mengantongi izin dan belum ada pemberitahuan atau kordinasi dengan warga setempat.

Salah satu pengurus Karangtaruna RW 09, Ricky Hermasyah (38) mengaku, permintaan dan keinginan warga setempat ada itikad baik dari pihak manajeman. Selama ini kalau tak dipertanyakan cuek alias menutup mata, bahkan bila perlu jujur itu tak ada surat pemberithuan permohonan soal izin pembersihan lahan juga.

“Kalau memang ada izin kepada siapa dan warga mana, jelasnya memang warga belum dikasih tahu atau informasi secara tertulis maupun melalui rembukan bersama musyawarah,” kata Riki diamini Ardi (26) dan Heri (30) dua anggota Karang Taruna lainnya juga warga setempat.

Rencana proyek pembangunan RS Asshofa tersebut berdasar atas MoU Nomor: 003/KONTRAK KERJA SAMA PEKERJAAN/YWMAC-MR/2016 berdasarkan keterangan dari pihak PT MSSA luas lahan masih produktif milik dari salah satu Yayasan Masjid Agung Cianjur. Luasnya sekitar tiga hektar dan akan dibangun sekitar satu hektar, proses pelaksanaan pembersihan lahan atau perataan tanah sudah digeber selama tiga hari hingga saat ini.

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds