SDN Cipetir 1 Haurwangi Cianjur Dipungli Rp50 Ribu per Siswa, untuk Apa?

Ilustrasi Pungli.

Ilustrasi Pungli.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Sejumlah orangtua siswa SDN Cipetir 1 Haurwangi mengeluhkan adanya pungutan liar (pungli) yang mewajibkan setiap siswa untuk membayar Rp 50 ribu. Nominal itu akan digunakan untuk membangun pagar dan plang atau gapura di lingkungan sekolah. Beberapa orangtua siswa menuding pungli tersebut tidak melalui kesepakatan atau hasil rembukan musyawarah bersama.

Orangtua siswa menilai, pungli sudah menyalahi aturan. Seharusnya pihak sekolah tidak sembarangan mengambil keputusan.

“Persoalannya, kenapa? Ya, kan ada beberapa program bantuan dari pemerintah melalui dinas baik itu Bantuan Operasional sekolah (BOS) dan lainnya. Heran ko masih saja ada pungutan,” ungkap ST (41) salah satu orangtua siswa diamini beberapa orangtua lainnya.

Komite SDN Cipetir 1 Haurwangi didampingi Kepala Sekolah (Kepsek) dan beberapa dewan guru mengaku, informasi pungli itu dinilai menjadi kabar burung alias tak benar dan bohong. Pungli yang dimaksud merupakan iuran hasil kesepakatan bersama melalui musyawarah antara seluruh orangtua siswa dengan komite sekolah.

“Memang diakui, ada iuran bukan pungli tapi itu kan hasil kesepakatan bersama mencapai mufakat melalui musyawarah sebelumnya telah digelar. Malahan ada beberapa foto waktu berlangsungnya pembahasan mengenai soal iuran Rp50 ribu untuk rencana pembangunan pagar dan plang sekolah,” bantah Ketua Komite SDN Cipetir 1 Haurwangi, Nurhayat aat ditemui langsung di ruang tamu, Senin (24/10/2016).


loading...

Feeds

IMBAUAN: Kapolres Sukabumu, AKBP Nasriadi menyampaikan imbauan di hadapan jamaah salat Jumat di Masjid Agung Palabuhanratu.

Polres Sukabumi Siap Dampingi Ulama

Dalam imbauannya, perwira pangkat dua bunga melati emas itu siap memberikan jaminan kepada para ustadz yang akan menjalankan tugasnya sebagai …