P2TP2A Cianjur : 50 Persen Siswi SMP Tak Perawan, Perlu Dites Keperawanan?

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Anggota dewan akhirnya mau angkat bicara menyikapi lontaran kalimat Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, Yana Rosdiana perihal 50 persen siswi SMP yang sudah tidak perawan lagi. Seperti diberitakan sebelumnya, Yana Rosdiana memaparkan hal tersebut dihadapan publik saat momentum sosialisasi Undang-undang Perlindungan Perempuan dan Anak, belum lama ini.

Belum lagi, giat itu turut dihadiri pula oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, Deding Ishak dan Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Cianjur, Sapturo masih mempertanyakan keabsahan data yang dimiliki P2TP2A Cianjur. Pasalnya, dewan sendiri belum pernah memperoleh data terkait 50 persen siswi SMP yang sudah tidak perawan dari pihak manapun, apalagi sampai mencuat ke publik.

Namun demikian, Sapturo menilai, Yana melontarkan hal tersebut bukan lantaran ingin membuat masyarakat geger dan panik. Justru sebaliknya, sambung Sapturo, lontaran kalimat mencengangkan itu untuk membuat masyarakat, khususnya para orang tua waspada dalam mengawasi anaknya.

”P2TP2A memang sering melakukan pendampingan soal itu tapi kalau soal 50 persen, kami harus memastikan tingkat keakuratan datanya terlebih dahulu, itu patut dipertanyakan dari mana datanya. Saya belum yakin, karena Bu Yana belum pernah melakukan survey soal anak perawan,” ungkap Sapturo kepada Radar Cianjur (Grup Pojokjabar.com), Selasa (25/10/2016).


loading...

Feeds

Dayung

Ketua PODSI Kabupaten Bekasi Mundur?

Kabar tersebut seolah diamini Ketua PODSI Kabupaten Bekasi yang mengaku saat ini dirinya sudah selesai dalam menjalankan tugas sebagai ketua …