Ulama Cianjur Kecam Penggusuran Tanah Wakaf di Peuteuycondong

DIBUANG: Tokoh setempat tunjukan makam yang bakal direlokasi ke area sampah.

DIBUANG: Tokoh setempat tunjukan makam yang bakal direlokasi ke area sampah.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Sejumlah kalangan menyoroti penggusuran lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kampung Pasirkalapa Desa Peuteuycondong Kecamatan Cibeber, Cianjur yang bakal dijadikan pabrik triplek.

Informasi yang dihimpun, lahan seluas 1.700 meter persegi itu sudah dikeruk sedikit demi sedikit hingga rata dengan tanah. Beberapa warga yang melapor ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cibeber bahkan mendapat fatwa haram melakukan alih fungsi tanah wakaf yang semestinya untuk TPU menjadi bangunan pabrik.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris MUI Kabupaten Cianjur, Ahmad Yani menilai, tanah wakaf mutlak harus berdasarkan peruntukannya. Jika tanah diamanahkan untuk TPU, maka semestinya menjadi TPU, bukan peruntukan yang lain, apalagi dialihfungsikan menjadi pabrik.

”Tidak boleh itu. Kalau berbicara tanah wakaf, harus sesuai peruntukannya, terlebih untuk kemaslahatan masyarakat. Meski sebetulnya ada prose ruslah melalui putusan pengadilan,” kata Ahmad Yani kepada Radar Cianjur (Grup Pojokjabar.com), Jumat (21/10/2016).


loading...

Feeds

Air merendam rumah warga di Kec. Pasaleman yang tingginya hampr menutup rumah. Foto: Bagja/pojokjabar

1.000 KK Korban Banjir Butuh Bantuan

POJOKJABAR.com, CIREBON – Lebih dari 1.000 Kepala Kelurga (KK) di Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon menjadi korban bencana banjir akibat jebolnya …