Pesantren di Cianjur Mulai Ditinggalkan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Ditengah arus globalisasi yang kian marak, gaya hidup yang hedonis sudah semakin sulit untuk ditahan dan akhirnya berbagai kebiasaan-kebiasaan lama pun mulai ditinggalkan guna menerima kebiasaan baru yang entah dari mana dan seperti apa dampaknya. Dampak dari globalisasi modern tak bisa dihindari oleh lembaga-lembaga pendidikan non formal, seperti sebagian pondok pesantren.

Pesantren merupakan salah satu unsur penting dalam dinamika historis bangsa Indonesia. Secara historis, pesantren telah mendokumentasikan berbagai peristiwa penting bangsa Indonesia, baik sejarah sosial, budaya, ekonomi maupun politik bangsa Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan, peran utama pesantren tentu saja menyelenggarakan pendidikan keislaman kepada para santri. Namun, dari masa ke masa, pesantren tidak hanya berperan dalam soal pendidikan, tetapi juga peran-peran sosial bagi masyarakat disekitarnya.

Namun sangat disayangkan, pondok pesantren yang pernah mengalami kejayaan pada masanya ini kini terkesan mulai terlupakan. Namun dengan kekuatan yang ada, para pengasuh ponpes di Cianjur tetap bertahan dan mempertahankan yang ada dengan segala keminimannya. Para Kiyai yang memiliki ponpes, tetap bersemangat dan terus berupaya untuk mempertahankan segala tradisi dan budaya pesantren yang memang sudah seharusnya berjalan pada umumnya, kendati sudah banyak ditinggalkan santri-santrinya.

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds