Bendera NU Dilucuti, GP Ansor Cianjur Murka

SEDIKIT: Sejumlah bendera NU yang telah dipasang kini kian berkurang jumlahnya akibat dicabut sejumlah orang tak dikenal.

SEDIKIT: Sejumlah bendera NU yang telah dipasang kini kian berkurang jumlahnya akibat dicabut sejumlah orang tak dikenal.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Gerakan Pemuda (GP) Ansor merasa kesal terhadap oknum yang sudah mencabut bendera NU di sepanjang jalan dari Kecamatan Haurwangi, hingga Kecamatan Cianjur, Kamis (20/10/2016) . Hal itu sebelumnya dilakukan untuk memeriahkan kirab santri yang melintas ke Kabupaten Cianjur pada gelaran Hari Santri Nasional (HSN).

Ketua GP Ansor, Dedi Suherli menuturkan, pihaknya mendapati informasi atribut dan bendera NU sudah hilang dari tempatnya yang ditancapkan pada sepanjang jalan pagi hari (20/10). Saat ini dia pun merasa kesal dan melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian agar diusut siapa pelakunya.

“Siapapun oknum yang tega mencabut atribut bendera NU, benar-benar orang yang tidak mempunya rasa saling menghargai. Kalau pihak polisi sudah dapat menemukan identitasnya, kami akan usut hingga tuntas,” tuturnya kepada Radar Cianjur (Grup Pojokjabar.com), Kamis (20/10/2016).

Kata Dedi, hal seperti ini baru pertama kali terjadi. Ia merasa aneh dan heran dengan perilaku orang yang sudah dengan tidak bertanggungjawab melucuti benderanya tersebut. Diketahuinya bendera yang dilucuti itu dari mulai di Kecamatan Haurwangi dan Karangtengah.


loading...

Feeds