Sudah Sebulan, Longsor di Cianjur Selatan Tak Ada Pembenahan

DIBIARKAN: Jalur Cibeber tepatnya di Desa Salagedang dinilai rawan bencana dan kriminalitas.

DIBIARKAN: Jalur Cibeber tepatnya di Desa Salagedang dinilai rawan bencana dan kriminalitas.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Hati-hati dan waspada bila melintas di Jalan Provinsi atau jalur Cianjur Selatan (Cisel), pasalnya selain rawan longsor karena kondisi beberapa bukit nyaris ambruk. Seperti halnya, tebing alias sisi trotoar jalan yang berlokasi di Kampung Cicadas, Desa Selagedang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, panjang sekitar 10 meter dan tinggi 20 meter longsor.

Berdasarkan keterangan sekaligus infromasi dari beberapa warga setempat menyebutkan, longsor atau ambruknya tebing trotoar jalan sudah hampir sebulan lebih masih belum ada pembenahan dari Pemerintah Provinsi melalui dinas terkait hingga saat ini, khawatir rawan akan kecelakaan lalulintas (lalin).

“Selain rawan longsor minim juga akan penerangan jalan umum (PJU), perlu perhatian serius dan upaya pembangunan infrastruktur jalan sampai dibiarkan terbengkalai cukup lama,” ungkap Yayan (40) dan Uus (35) dua warga setempat juga berdagang buka lapak kios di pinggir jalan kepada wartawan ini.

Pantauan di lapangan, akibat longsornya kondisi akses jalan tersebut itu merupakan trotoar jalan. Ada beberapa pohon tumbang tergerus. Pohon mahuni setinggi 50 meter dengan tinggi enam meter tumbang, masing beruntung tak menimpa ke para pengendara lain, dan tumbangnya ke kiri jalan bukan ke badan jalan.


loading...

Feeds