Masuk Zona Merah Dilarang Rekrut CPNS, Cianjur Zona Mana?

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah menetapkan pengkategorian kota/kabupaten yang bisa menerima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sedikitnya 477 kota/kabupaten diperbolehkan menerima CPNS, sementara 58 kota/kabupaten lainnya dilarang keras melakukan rekrutmen.

Menpan-RB, Asman Abnur menyebut, moratorium CPNS yang diberlakukan pemerintah? membawa hasil. Hal tersebut dilihat dari mulai sehatnya porsi belanja APBD sebagian kabupaten/kota. Dia membeberkan, ada 300 kabupaten/kota berada dalam zona hijau, 177 dalam zona kuning, dan 58 dalam zona merah 58. Zona hijau artinya, belanja pegawainya di bawah 40 persen. Zona kuning belanja pegawainya di bawah 50 persen. Sedangkan zona merah, belanja pegawainya di atas 50 persen.

Jika dikaitkan dengan kondisi Cianjur, berdasarkan nota keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Cianjur tahun anggaran 2016 yang disampaikan dalam sidang paripurna tertanggal 8 Agustus 2016 lalu, tercatat total belanja daerah Kabupaten Cianjur mencapai Rp3,647 triliun. Anggaran itu dialokasikan Rp2,193 triliun untuk Belanja Tidak Langsung dan Rp1,454 triliun untuk Belanja Langsung.

Sementara diketahui, pendapatan Cianjur bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp480,885 miliar, Dana Perimbangan sebesar Rp2,352 triliun, serta Pendapatan Lain-lain yang Sah sebesar Rp575,562 miliar. Sedangkan untuk Belanja Daerah, Cianjur mengalokasikan Rp2,193 triliun untuk Belanja Tidak Langsung dan Rp1,454 triliun untuk Belanja Langsung. Artinya, total Belanja Daerah yang dibutuhkan Cianjur sebesar Rp3,647 triliun.


loading...

Feeds

BUMD

BUMD Bandung Barat Masuk Catatan Hitam

POJOKJABAR.com, NGAMPRAH – Mangkirnya Direksi BUMD Kabupaten Bandung Barat PT. Perdana Multiguna Sarana (PMgS) menyulut emosi anggota DPRD Bandung Barat …