Bisnis Esek-esek di Cianjur Utara Sepi Pelanggan, Ini Penyebabnya

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Beberapa hari berselang sejak petugas imigrasi memberantas praktek prostitusi di Cianjur Utara (Cirut) mulai dari prostitusi lokal hingga mancanegara. Siapa yang menduga, ternyata upaya pemberantasan itu berjalan efektif.

Saat Radar Cianjur (Grup Pojokjabar.com) mencoba menelusuri pada Selasa (11/10/2016) malam, baik aktivitas lalu lintas, aktivitas perekonomian maupun aktivitas esek-esek nampak sepi pelanggan. Sejumlah warung-warung pinggir jalan yang biasanya buka sampai 24 jam sudah tutup lapak. Beberapa kawasan yang jadi tongkrongan favorit para penjajak tubuh juga sepi tak berbekas, meski ada beberapa yang sedang asyik menunggu pelanggan.

Salah seorang wisatawan asal Sukabumi, Muhammad Fairuz (26) yang diwawancarai ketika tengah berada di sekitaran Kota Bunga bahkan mengaku keheranan melihat suasana Cipanas yang tidak seperti biasanya, ramai pengunjung meski hingga larut malam. Ia yang baru kembali berkunjung ke Cipanas sejak tiga tahun lalu itu tak menyangka suasana tempat ia biasa berlibur, melepas penat berubah drastis.

“Ini seperti bukan Cipanas, entah apa. Jadi berubah drastis. Memang saya sempat baca berita katanya ada longsor besar di Cipanas, tapi masa dampaknya sampai seperti ini? Menurut saya bukan akibat longsor, mungkin ada hal lain,” kata Fairuz keheranan sambil menikmati sekaleng minuman soda.


loading...

Feeds

Ilustrasi PJU.

Dishub Kota Cimahi Pasang 367 PJU Baru

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi sepanjang tahun ini telah melakukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru sebanyak …