Sungguh Terlalu, Terancam Kekeringan Kok Dibiarkan

KRISIS: Warga Cisarua Pacet terpaksa MCK di sungai akibat kurang air bersih. Foto : Farhan/Radar Cianjur/Pojoksatu.id

KRISIS: Warga Cisarua Pacet terpaksa MCK di sungai akibat kurang air bersih. Foto : Farhan/Radar Cianjur/Pojoksatu.id

POJKSATU.id,CIANJUR – Tak ada tanggapan dari pemerintah. Warga Kampung Selaawi dan Cisarua, Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, gotong-royong perbaiki bendungan jebol.

Mamat (49) tokoh masyarakat setempat mengatakan, warga sangat kecewa terhadap pemerintah Cianjur yang membiarkan bendungan jebol. Padahal kejadiannya sudah hampir 2 minggu, dan mengakibatkan kekeringan.

“Kami terpaksa menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Mandi juga kami ke sungai. Kami merasa kesulitan karena sumur kering,” keluhnya.

Dikatakannya, warga sepakat untuk memperbaiki bendungan dengan dana seadanya. Mengingat warga sudah sudah banyak yang kelimpungan akibat kekeringan, kami khawatir warga diterjang berbagai penyakit karena menggunakan air kotor.

“Kami harapkan pemerintah bisa menggunakan dana bencana untuk memperbaiki bendungan. Jika tidak, warga terancam berbagai penyakit,” tandasnya.

Asep (39) warga lainnya mengaku, kebingungan jika harus terus-menerus diterpa krisis kekeringan. Mengingat, air sangat penting sekali untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sumur kering, air untuk kebun juga sama kering. Kami kesal, daripada menggantungkan harapan kepada pemerintah, lebih baik kami perbaiki bendungan dengan dana seadanya,” tuturnya.

Meskipun demikian, tambahnya, warga masih mengkhawatirkan bendungan yang diperbaiki seadanya akan rusak kembali, akibat minimbya dana anggaran perbaikan sehingga mempengaruhi terhadap kualitas.

“Jika kondisi terus dibiarkan, warga akan menjadi korban. Semoga pemerintah bisa lebih peduli dengan kondisi ini,” harapnya.(fhn/dep)

Feeds