Perangi Miras di Kalangan Pelajar, Sekolah Perketat Pengawasan

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id, CIANJUR – Permasalahan klasik peredaran minuman keras (miras) yang kerap menimpa pelajar menuai sorotan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur. Disdik berharap, permasalahan miras ini memerlukan campur tangan semua pihak khususnya pihak sekolah.

Kepala Disdik Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah mengatakan, pihak sekolah wajib memperketat pengawasan khususnya di lingkungan sekolah. “Memang sangat mustahil kalau siswa bawa botol ke sekolah, tapi paling tidak razia dadakan sangat diperlukan,” ujarnya.

Secara teknis, lanjut Kadis, razia dapat dilakukan dengan memeriksa tas dan perlengkapan siswa saat masuk gerbang sekolah melalui satpam. Bahkan, saat jam pelajaran sedang berlangsung pun dapat dilakukan razia dadakan di dalam kelas.

Tak sampai di situ, untuk memerangi miras, sekolah dapat menyisipkan materi larangan maupun pengetahuan bahaya mengkonsumsi miras dalam jam mata pelajaran tertentu. “Jadi, kalau lahi ngajar, guru bisa memberikan paparan bahaya miras,” tambah Kadis.

Di balik itu, ia pun meminta dukungan dari semua pihak agar generasi bangsa memiliki moral yang tidak buruk. Artinya, tak hanya bergerak di lingkungan sekolah saja, namun dari agama dan keluarga pun wajib memberi peringatan dan pengawasan anak saat berada di luar sekolah.

Pasalnya, perilaku dan pergaulan anak sekolah yang dinilai masih labil mudah dipengaruhi dengan ragam tindak negatif. (yaz/dep)

Feeds