Menelisik Pelajar Perempuan Jadi Pecandu Rokok (3-Habis) Disdik Gencar Penyuluhan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id CIANJUR – Upaya mencegah siswi jadi perokok perlu dilakukan secara terus menerus. Bahkan itu diakui Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, yang terus melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Cianjur.

Sekretaris Disdik Kabupaten Cianjur Jum’ati mengatakan, perokok di kalangan pelajar bukan sekarang ini baru terdengar. Maka pihaknya sudah jauh-jauh hari melaksanakan penyuluhan terhadap sekolah-sekolah.

Penyuluhan tersebut dilakukan selain langsung membina para Kepala sekolah serta para guru, lebih dari itu berupaya secara langsung memberikan penyuluhan terhadap para ketua OSIS mulai dari SD, SMP dan SMA/SMK/sederajat yang ada di Kabupaten Cianjur.

“Tujuannya selain upaya mencegah agar para siswa tidak merokok, juga upaya konseling terhadap siswa, baik siswa berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan yang sudah pernah merokok dan langkah upaya untuk menghentikan kebiasaannya tersebut,” terang Jum’ati.

Menurutnya, adanya siswa merokok selama ini memang sudah menjadi masalah yang harus segera dicegah dan segera dihentikan. Selain terkait dari segi lingkungan dan faktor antar teman, faktor para siswa menjadi perokok tersebut dimungkinkan sebagai ajang mencari jati diri siswa. “Padahal efeknya sangat berbahaya,” imbuhnya.

Diakuinya, selama ini Disdik belum mengetahui angka atau data banyaknya para pelajar atau siswa yang aktif merokok di setiap sekolah yang ada di Kabupaten Cianjur. Namun bentuk antisipasinya, setiap sekolah terus menerapkan peraturan-peraturan tentang tata tertib merokok tersebut.

Di setiap sekolah sudah diterapkan aturan-aturan atau tata tertib tentang siswa yang merokok. Seperti jika adanya siswa yang ketahuan merokok diancam sanksi mulai dari teguran lisan, teguran tertulis hingga pemanggilan orangtua ke sekolah. Semua itu memang sudah ada aturannya di setiap sekolah yang ada di Kabupaten Cianjur,” terangnya.

Maka peran guru maupun kepala sekolah sangat penting dan diharapkan agar tidak merokok di hadapan murid atau siswa didiknya. Apalagi merokok di dalam kelas, karena siswa mungkin mencontoh perbuatan yang tidak baik tersebut. “Maka dari itu diharapkan selain peran kepala sekolah serta guru, juga peran orang tua sangat penting untuk memberikan bimbingan serta pengawasan agar anak-anaknya tidak merokok,” harapnya.(ndk/dep)

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …