Minta Posyantek Lebih Inovatif

Ilustrasi hasil inovasi posyantek

Ilustrasi hasil inovasi posyantek

POJOKSATU.id – CIANJUR – Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Kecamatan diminta untuk lebih inovatif menghasilkan produk yang mudah dijangkau dan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Pasalnya, Posyantek menjadi ujung tombak dalam mengembangkan teknologi tepat guna yang murah dan banyak manfaatnya bagi masyarakat.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kabupaten Cianjur, Budhi Rahayu Toyib melalui Kasubag Pemanfaatan dan Pendayagunaan Teknologi Tepat Guna Pedesaan, Emi Sumiarsih mengungkapkan, Posyantek harus terus melakukan pembinaan dan bimbingan pelayanan teknologi secara kontinyu dan terencana kepada masyarakat.

“Posyantek yang ada di 32 kecamatan saat ini terus melakukan pembinaan dan bimbingan pelayanan teknologi kepada masyarakat. Outputnya bisa menghasilkan alat atau teknologi sederhana yang mudah digunakan serta bahannya mudah didapat oleh masyarakat dan menggunakan sumber bahan lokal,” kata Emi, Jum’at (10/4).

Emi menyebut, meski Posyantek baru beberapa tahun lahir, namun keberadaannya telah memberikan kontribusi terhadap pemanfaat teknologi tepat guna. Posyantek mampu memberikan inovasi terhadap suatu produk yang dirasakan manfaatnya.

“Sejumlah hasil telah diraih dari peran serta Posyantek di tingkat kecamatan. Seperti di Kecamatan Campaka yang berhasil membuat alat perancang pengiris singkong atau ubi dan sejenisnya. Posyantek Kecamatan Pasirkuda berhasil membuat pengiris dengan model yang berbeda dengan pemotong ubi, singkong dan kentang,” katanya.

Selain itu, Posyantek Kecamatan Sukanagara juga berhasil menemukan mesin bubut yang menggunakan derasnya tenaga air. Posyantek Cibeber menemukan perontok padi mobile dan bisa dibawa kemana-mana seperti tas ransel. Untuk Posyantek Kecamatan Gekbrong, tambahnya, menemukan perontok padi dengan model seperti sepeda.

“Sedangkan Agrabinta berhasil menciptakan alat penghancur keong emas. Hasilnya untuk makanan bebek,” tutur dia.

Meski sudah berhasil menciptakan dan melakukan inovasi produk, saat ini pihak tengah berupaya mendorong agar produk tepat guna itu bisa diperbanyak dan dimanfaatkan bagi kebutuhan masyarakat yang lebih luas.

“Dalam waktu dekat ini kami akan menggelar lomba inovasi teknologi tepat guna. Ini bentuk evaluasi sejauh mana keberhasilan yang dicapai,” papar Emi. (ruh/dep)

Feeds