Warga Haurwangi Ontrog PT QL

UNJUK RASA : Warga yang didominasi kaum ibu menuntut agar PT QL segera mencari solusi permasalahan bau peternakan ayam.

UNJUK RASA : Warga yang didominasi kaum ibu menuntut agar PT QL segera mencari solusi permasalahan bau peternakan ayam.

POJOKSATU.id, CIANJUR – Tidak ditanggapi tuntutan dan aspirasi warga Kampung Panaruban RW/08, Desa Haurwangi,Kecamatan Haurwangi oleh pihak perusahaan PT QL Agrofood peternakan ayam, membuat puluhan warga setempat melakukan aksi unjuk rasa alias demo Kamis (9/4) kemarin.

Warga datang untuk meminta jawaban dan kepastian yang jelasserta solusi agar bau tidak tercium menyengat ke pemukiman warga sekitar. Sebagian besar warga merupakan kaum ibu rumah tangga warga.

Mereka melalui orasi minta kejelasan terhadap perusahaan. Pasalnya, perusahaan membuat warga terkena penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Tak sedikit puluhan warga yang terkena dampaknya.

“Kami minta,dan berharap minta kejelasan dari pihak manajemen perusahaan supaya melakukan langkah dan solusi. Intinya, agar kotoran ayam tidak tercium menyengat karena baunya begitu menusuk dada hingga sampai dalam tulang,” terangya Ketua RW setempat, Ujang Setiawan, kemarin.

Selama unjuk rasa berlangsung, warga setempat dikawal ketat oleh pihak satpam, aparat kepolisan dan TNI untuk menjaga hal yang tidak diharapkan terjadi. Sempat terjadi tegangan saat orasi karena warga terus mendesak meminta kejelasan dan jawaban dari PT QL Agrofood.

“Katanya perusahaan akan berupaya dan mencari solusi. Tapi, hingga saat ini tidak ada kejelasannya. Justru kotoran ayam tetap masih tercium bau menyengat saat ini,” aku H Adis Rusmana (45), warga lainnya.

Bahkan, warga sempat mengancam akan menurunkan masa yang lebih banyak apabila tuntutannya tidak dipenuhi. Terpisah, HRD PT QL Agrofood, Rahmat Sopian mengatakan, kedatangan warga sudah diterima dengan baik.

Pihak perusahaan akan berusaha untuk melakukan langkah dan solusinya agar kotoran ayam tidak tercium lagi. “Untuk kedepannya, pihak perusahaan akan membenahi dan berupaya untuk memenuhi tuntutan dan aspirasi warga saat ini. Karena,sebelumnya tidak tercium bau menyengat seperti ini. Kami,atas nama perusahan mohon waktu,dan kebijaksanaannya untuk mencari langkah,dan solusinya segera mungkin,” tungkas Rahmat.(mat/dep)

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …