Siap Brantas ISIS di Jabar

Gerakan Radikalisme-ISIS

Gerakan Radikalisme-ISIS

POJOKSATU.id, CIANJUR – Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayor Jendral (Mayjen) Dedi Kusnadi Thamim mengatakan ada banyak cara bagaimana kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merekrut banyak orang di Indonesia untuk masuk dalam organisasinya.

”Ada beberapa macam kelompok orang yang jadi sasaran ISIS untuk memperkuat kelompoknya. Pertama, yang rawan terpengaruh, orang-orang yang wawasan dan pengetahuan agamanya yang lemah. Kedua, faktor ekonomi yang terbatas atau dilanda kemiskinan. Ketiga, orang-orang yang pendidikannya rendah dan orang-orang yang suka radikalisme atau kekerasan,” ujar Pangdam usai sertijab Danyon Armed, Kemarin.

Hal yang harus diwaspadai ketiga hal tersebut, karena kelompok ISIS membujuk orang untuk bergabung dalam menambah kekuatan mereka. ”Saya tidak menampik adanya indikasi paham ISIS di wilayah Jawa Barat. Namun, penyebarannya masih dapat terbendung,” paparnya.

Dedi mengatakan, jajaran Kodam III/Siliwangi terus berkomitmen untuk memberantas tumbuh kembangnya kelompok ISIS di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Kerja sama dilakukan dengan jajaran Polda Jawa Barat, Pemprov Jabar.

”Apa yang dilakukan oleh Kodam soal penanganan ISIS, kami selalu melakukan koordinasi, dengan Polda Jabar dan Pemprov Jabar,” terangnya.

Pihaknya pun mengutamakan fungsi Babinsa untuk melakukan pemantauan di semua daerah-daerah atau desa-desa terpencil di Jawa Barat dan Banten. ”Babinsa kami kedepankan, pencegahan akan masuknya ISIS terus diperketat. Misalnya, dengan masyarakat yang baru datang pertama ke suatu kampung (orang baru), harus melakukan wajib lapor,” tegasnya.(fhn/dep)

Feeds