Kakek Tewas Tersungkur di Sawah

JENAZAH: Anggota Polsek Bojongpicung saat  evakuasi jenazah Jumli.

JENAZAH: Anggota Polsek Bojongpicung saat evakuasi jenazah Jumli.

POJOKSATU.id, CIANJUR – Malang benar nasib Jumli (70), warga Kampung Babakan Asem RT 02/05, Desa Cibarengkok, Kecamatan Bojongpicung. Pria baruh baya tersebut ditemukan warga sudah tidak bernyawa, Kamis (9/4) sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban ditemukan tewas mengenaskan terlentang di pematang sawah, dan bagian muka tersungkur masuk parit sawah garapan Edi (60) di Kampung Babakansoka Wetan RT 01/07, Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung.

Penemuan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian yang langsung menuju lokasi dan membawa mayatnya ke Puskesmas terdekat. Selang beberapa jam kemudian, pihak keluarga mengambilnya untuk segera dimakamkan.
”Saya melihatnya juga tidak tega, merasa kasihan. Mungkin karena kecapean kali ya? Sehingga meninggal dengan cara seperti itu,” ucap Apip bin Ana (23) cucu korban, kemarin.

Kakeknya itu juga sering keluar malam dan sudah pikun jika pulang ke rumah. ”Ya memang sudah lupa ingatan, dan kondisinya sudah tua,” cetus Apit.

Apit menambahkan, Jumli berangkat, Rabu (8/4) malam dari rumah sekitar pukul 03:00 WIB dini hari, dengan alasan ingin buang hajat ke kali. Namun setelah ditunggu begitu lama tidak kunjung pulang. Saat itu juga keluarga sempat mencarinya.

”Ternyata siangnya kakek sudah ditemukan telah meninggal dunia. Saya sangat sedih, dan prihatin sekali, tapi mau bagaimana lagi kejadiannya sudah seperti ini hanya bisa pasrah,” sambung Apit.

Ketua RT setempat Pahrudin membenarkan bahwa Jumli sering bepergian keluar malam tanpa sepengetahuan keluarga. Hingga pihak keluarganya sering mencarinya dan kerap ditemukan sudah jauh dari rumah.

”Atas kesepakatan pihak keluarga korban, meminta agar pihak Kepolisian Sektor Bojongpicung tak melakukan visum. Karena, mereka telah menyakini dengan kuat, bahwa kakeknya tersebut telah meninggal dunia akibat jatuh sakit,” ujarnya.

Kapolsek Bojongpicung AKP Ajat Sudrajat membenarkan warga Babakansoka telah menemukan mayat di selokan. Kematian korban diduga jatuh ke selokan yang banyak lumpur dan batunya, hingga pernapasan korban tersumbat lumpur hingga mengakibatkan kematian.

“Awalnya ditemukan oleh Enang (50) dan Nunung (45) yang hendak berangkat ke sawah. Kami langsung menuju lokasi dan memeriksa korban, terlihat kening dan pipi lecet diduga bekas tersungkur mengenai benda keras,” ungkapnya.(mat/ruh/dep)

Feeds