Kondisi Tanah Labil, BMKG Sambangi Sindanglangu

Ilustrasi Retakan Tanah

Ilustrasi Retakan Tanah

POJOKSATU.id, CIANJUR – Kawasan RT 05/11 Kampung Sindanglangu Desa Batulawang Kecamatan Cipanas diteliti BMKG. Pasalnya, di daerah tersebut 6 rumah rusak berat dan sekitar 80 rumah lebih terancam.

Kepala Desa Batulawang Nanang Rohendi menjelaskan, sudah turun 3 orang dari BMKG beberapa hari yang lalu, dan memeriksa langsung kondisi tanah yang labil.

“Mereka mengambil sample retakan tanah dan longsoran,” ujarnya kepada Radar Cianjur (Grup Pojoksatu.id), kemarin.

Menurutnya, untuk hasil penelitian sendiri apakah harus direlokasi ataukah tidak. Namun rekomendasi sementara puluhan rumah yang terancam jangan mengisi kolam ikannya, dengan harus mengeringkannya.
“Selain itu masyarakat jangan bertani terlebih dahulu, karena khawatir bisa menyebabkan longsoran,” tuturnya.

Selain itu jika rumah terbuat dari beton harus dibangun kembali dengaan bahan bangunan dari panggung. “Meskipun demikian kami merencanakan relokasi dengan berkoordinasi bersama BPBD,” terangnya.

Menurutnya, ada enam rumah yang rusak berat itu hasil perbaikan dari program rutilahu yang baru dikucurkan. Jelas, dengan bencana itu menjadi pukulan baginya.

“Apalagi mereka itu, orang tidak mampu. Kini mereka hanya tinggal di tetangganya. Kami harapkan, pemerintah bisa memberikan solusinya,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah harus segera memperbaiki jalan sepanjang 150 meter yang rusak berat. Padahal jalan tersebut penghubung ke SDN Neglasari, namun kondisinya amblas.

“Kami harapkan, pemerintah bisa melihat kenyataan dilapangan dan membantu memperbaikinya,” tandasnya.(fhn/dep)

Feeds