Perketat Pengawasan Dana Desa

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, CIANJUR – Direktur Institute Social And Development (Inside) Kabupaten Cianjur, Yusep Sumantri, mengatakan, dengan meningkatnya dana yang bakal diterima desa ini, sudah seharusnya sistem pengawasan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, lebih diperketat dan disempurnakan lagi. Pasalnya, dalam catatan pihaknya, tidak sedikit kepala desa di Kabupaten Cianjur yang pada akhirnya tersandung berbagai kasus tindak pidana korupsi.

“Tidak sedikit kan kepala desa yang tersandung korupsi. Apalagi ini dananya makin ditambah. Itu masih belum dana-dana desa lainnya yang akan diterima. Jadi dana yang diterima jelas akan lebih besar,” ungkap Yusep. Selasa (7/4).

Dalam hemat dia, sebelum dana itu diturunkan, sudah seharusnya ada perbaikan dan evaluasi sistem pengawasan penyerapan dana-dana yang diterima desa selama ini. Jika tidak, kata dia, bukan tidak mungkin bakal terjadi banyak penyimpangan penyerapan dana tersebut.

“Sistem pengawasannya dulu yang harus diperkuat dan diperbaiki. Karena selama ini, pemkab Cianjur juga terkesan acuh dan cuek saja. Padahal ini menyangkut anggaran yang cukup besar dan kontinyu,” tegas dia.
Yusep menambahkan, adapun cara lain yang bisa ditempuh untuk meminimalisir terjadinya penyelewengan-penyelewengan dimaksud. Yakni dengan cara penerapan sistem pelaporan dan pembelanjaan Anggaran Belanja Pemerintah Desa (APBDes) secara online. Namun, kendalanya, belum semua sumber daya manusia bisa melakukan hal tersebut.

“Atau, kalau memang sangat terpaksa, pelaporan dan evaluasi APBDes bisa dilakukan dengan memasangnya di setiap papan pengumuman desa. Hal ini harus dilakukan untuk menghindari tindakan penyelewengan anggaran. Jadi masyarakat atau siapapun bisa melihat sekaligus melakukan kontrol terhadap pelaksanaan program dana desa tersebut,” pungkas dia.(ruh/dep)

Feeds