Jalan Ini Tak Berlubang Namun Kerap Memakan Korban

HATI-HATI : Kondisi ruas jalan yang mulus pun ternyata kerap memakan korban kecelakaan lalu lintas.  Foto : Farhan/Pojoksatu.id

HATI-HATI : Kondisi ruas jalan yang mulus pun ternyata kerap memakan korban kecelakaan lalu lintas. Foto : Farhan/Pojoksatu.id

POJOKSATU.id ,CIANJUR – Ruas Jalan Abdullah Bin Nuh ternyata perlu diwaspadai setiap pengendara yang melintas. Jalur perlintasan Cianjur-Sukabumi ini dinyatakan berbahaya meskipun kondisi jalannya mulus tanpa lubang di badan jalan.

Salah satu pengendara sepeda motor, Dede (31) mengatakan, setiap kendaraan yang melintas di jalan gedung DPRD Cianjur relatif cepat. Baginya, kendaraan kerap memacu kecepatan dengan tinggi akibat kondisi ruas jalan yang lurus tanpa hambatan.

“Kalau pelan-pelan di sisi jalan juga berbahaya takut terserempet,” ujar pemilik motor bernopol F 5012 WW ini. Hal senada diungkapkan Tari (21) seorang pengendara lainnya. Menurutnya, kondisi ruas jalan Abdullah Bin Nuh di malam hari semakin berbahaya.

Minimnya fasilitas penerangan jalan umum (PJU) membuat jalan menjadi gelap. “Dikhawatirkan terjadi tindak kejahatan juga,” papar warga Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur ini. Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Cianjur, Iptu Tenda Sukendar menerangkan, angka kecelakaan (laka) lalu lintas (lalin) tak hanya disebabkan jalan yang buruk saja.

Selain itu, jalan menikung dan bercabang pun bukan menjadi permasalahan laka. “Justru kalau jalan lurus itu lebih berbahaya bisa memakan korban jiwa,” terang Tenda.

Ia menjelaskan, kondisi ruas jalan yang rusak membuat pengendara kerap lebih berhati-hati dan cenderung menghindari lubang. Kondisi terbalik akan terjadi apabila jalan lurus. Pengendara akan kerap melaju dengan kecepatan tinggi.

Tak sedikit yang meberanikan diri untuk mengambil laju tengah hingga berlawanan apabila untuk mendahului kendaraan yang berada di depannya. Kendati belum ada korban jiwa yang menyebabkan meninggal dunia, Tenda menegaskan, setiap pengendara sebaiknya lebih memperhatikan keselamatan bukan kecepatan.

“Banyak yang sudah celaka di sana (Abdullah Bin Nuh, red). Sebaiknya lebih waspada dan selalu mengenakan perlengkapan berkendara yang lengkap,” saran Kanit. (yaz/dep)

Feeds