Makam di Cianjur di Tata Ulang dengan Konsep Berbeda

WACANA : DKP mulai mewacanakan penataan makam agar tidak menggunakan pusara karena kerap disalahgunakan. Foto: Iyaz/Pojoksatu.id

WACANA : DKP mulai mewacanakan penataan makam agar tidak menggunakan pusara karena kerap disalahgunakan. Foto: Iyaz/Pojoksatu.id

POJOKSATU.id, CIANJUR – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Cianjur kini sedang mengejar poin guna menyandang predikat Adipura. Salah satunya dengan mewacanakan penataan makam dengan konsep yang berbeda dari sebelumnya.

Kabid Pertamanan dan Pemakaman DKP Kabupaten Cianjur, Finy R Hikmat memaparkan, pada umumnya, sejumlah makam di Cianjur sudah dilengkapi dengan pusara. Kini, pihaknya telah mewacanakan agar setiap makam hanya ditumbuhi rumput saja tanpa adanya pusara.

“Kita sedang diskusikan bagaimana baiknya. Namun, ke arah sana sudah pasti,” ujar Kabid. Ia mengungkapkan, makam yang dilengkapi dengan pusara kerap disalahgunakan sejumlah warga untuk kegiatan yang negatif.

Nah, dengan tak adanya pusara maka konsep lingkungan yang ramah pun akan tercipta. Makam yang dipenuhi dengan rumput pun mampu membuat lingkungan menjadi lebih asri. “Otomatis sih kesana. Tapi kita juga ingin agar kesan angker makam menjadi berkurang,” tambahnya.

Bahkan, DPK pun sudah membayangkan agar makam nantinya dapat dijadikan tempat rekreasi. Tentu saja dengan ragam tindakan yang positif. Untuk memulai wacana itu, pihaknya telah melakukan perbincangan rutin kepada sejumlah warga yang ada di Kecamatan Sukaresmi.

“Nanti di sana akan kita terapkan dulu konsep lingkungan ini. Tapi sampai saat ini (tadi malam, red) belum final,” papar Finy. Ia berharap, konsep ini dapat dijalankan dengan baik. Pasalnya, tak sedikit makam yang kini mulai disalahgunakan pasangan muda mudi untuk memadu kasih. (yaz/dep)

Feeds