Rawan Longsor, Desak BPBD Bangun TPT

RAWAN LONGSOR : Warga dan pemdes Girimulya mendesak BPBD agar melakukan pembangunan TPT secepatnya. Foto : Riki/Pojoksatu.id

RAWAN LONGSOR : Warga dan pemdes Girimulya mendesak BPBD agar melakukan pembangunan TPT secepatnya. Foto : Riki/Pojoksatu.id

POJOKSATU.id, CIANJUR – Pasca terjadinya bencana longsor dan amblas jalan utama Desa Girimulya, tepatnya di Kampung Rawadage membuat pemerintah desa kesal. Warga dan desa pun meminta agar BPBD Kabupaten Cianjur segera melakukan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sebagai antisipasi terjadinya longsor susulan.

“Kami meminta pihak BPBD Cianjur agar segera merealisasikan bantuan untuk memperkokoh bangunan jalan amblas dengan melakukan pemasangan TPT karena kondisi tanah labil,” terang Kepala Desa Girimulya, Dadin.

Ia menambahkan, saat ini, upaya sudah dilakukan melalui pengecoran bahu jalan seadanya untuk menghindari longsor susulan yang mengancam keselamatan warga. “Cuaca saat ini tidak menentu, tidak bisa diprediksi hujan akan turun dan mengakibatkan longsor,” ucapnya.

Kampung Rawadage belum dikatakan bebas dari ancaman longsor dan pergeseran tahan Bahkan, Rawadage menjadi salah satu daerah rawan terjadi bencana seperti longsor dan pergeseran tanah.

“Di kala hujan deras turun, entah dari mana datangnya air tiba-tiba besar menggenangi pemukiman warga kami,” tegas Dadin. Dengan itu, sambungnya, keselamatan warga lebih utama dibanding menunggu korban terlebih dahulu.

“Jangan salahkan kami kalau peristiwa yang tidak diharapkan seperti bencana longsor menimpa warga. Sebab, jauh-jauh hari kami sudah meminta pihak pemerintah untuk melakukan pengecekan tanah dan mengambil langkah antisipasi demi kenyamanan dan keselamatan warga,” pungkasnya. (rik/dep)

Feeds