Penutupan Puncak Akan di Perpanjang, Begini Penjelasanya

Longsor yang terjadi di kawasan Riung Gunung diperkirakan masih ada yang terjebak timbunan tanah longsor/foto: ikhsan

Longsor yang terjadi di kawasan Riung Gunung diperkirakan masih ada yang terjebak timbunan tanah longsor/foto: ikhsan

POJOKJABAR.com, BOGOR– Penutupan jalur Puncak selama 10  hari pasca bencana longsor yang terjadi di kawasan Puncak beberapa hari lalu, rencananya akan diperpanjang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Penutupan Jalur Puncak dari arah bawah Gunung Mas, kebun teh hingga Ciloto itu menuai rasa penasaran masyarakat, khususnya pengendara.

Menurut Kepala Polres Bogor, AKBP A.M Dicky Pastika saat ini pihaknya masih menutup jalur Puncak hingga menunggu keputusan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk menuntaskan perbaikan jalan.

Kata Dicky, titik rawan longsor ada sebanyak 22 titik, jika ada yang rawan longsor akan dilakukan penggerusan atau terasering oleh DPUPR.

Untuk perpanjangan penutupan, sambungnya masih akan dikoordinasikan karena pihaknya memiliki pos bersama di Riung Gunung, untuk memfasilitasi kebutuhan instansi terkait dengan kebutuhan perbaikan jalan.

Baca juga: Ditinggal Kerja di Jakarta, Rumah Warga Desa Pagelaran Ini Terbakar, Begini Kronologisnya

“Nanti kita akan evaluasi lagi, disana ada beberapa titik dan jalan ada yang amblas di wilayah Cianjur masih diperbaiki,” terangnya.

Sementara itu, pihaknya juga belum mendapat laporan dari DPUPR terkait penuntasan perbaikan jalan tersebut,
Untuk saat ini apakah ada perpanjangan waktu penutupan Jalur Puncak atau tidak itu masih menunggu konfirmasi.


loading...

Feeds